Topik Maluku.com, NAMLEA– Perjalanan laut dari Kota Ambon menuju Namlea, Kabupaten Buru, berakhir dengan insiden yang mengkhawatirkan bagi Aswar Madapongan (31).
Kader Partai Gerindra itu mengalami luka robek setelah tubuhnya mengenai besi yang diduga berasal dari bagian rangka ranjang penumpang di kapal cepat Cantika Lestari 8A milik PT Dharma Indah.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 00.00 WIT, Jumat malam. Saat itu, Aswar diketahui baru mengikuti Pendidikan dan Latihan (Diklat) Laskar Gerindra di Tulehu dan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Namlea.
Informasi yang dihimpun TopikMaluku.com, Aswar menempati ranjang penumpang nomor 17 bagian atas. Ketika hendak turun dari ranjang untuk menuju toilet, tubuhnya disebut mengenai bagian besi yang diduga merupakan rangka ranjang yang mengalami kerusakan.
Akibat kejadian tersebut, Aswar mengalami luka robek pada bagian pantat dan harus mendapatkan penanganan medis.
Penanggung jawab Kapal Cepat PT Dharma Indah Cabang Namlea, Muli, membenarkan adanya insiden tersebut saat dikonfirmasi wartawan pada 5 Oktober 2026.
Menurut Muli, kecelakaan terjadi ketika korban hendak turun dari ranjang. Pihaknya menyebut korban diduga tidak menggunakan tangga yang tersedia.
“Korban ketika hendak turun diduga tidak melalui tangga, akhirnya mengakibatkan kecelakaan yang membuat korban robek di bagian pantat,” kata Muli.
Meski demikian, pihak PT Dharma Indah menyatakan tetap akan bertanggung jawab atas insiden yang dialami penumpang tersebut.
Muli mengatakan perusahaan siap menanggung biaya pengobatan korban sebagai bentuk tanggung jawab atas kejadian tersebut, serta sudah melakukan pertemuan dengan pihak keluarga.
“Informasinya korban merupakan salah satu kader Partai Gerindra. Namun, kami dari PT Dharma Indah akan bertanggung jawab penuh atas insiden tersebut dan menanggung pengobatan korban, serta sudah bertemu dengan keluarga korban untuk membahas penyelesaian insiden tersebut,” ujarnya.
Insiden ini menjadi perhatian karena berkaitan dengan keselamatan penumpang selama menggunakan fasilitas kapal. Kondisi sarana penumpang, termasuk ranjang dan akses turun-naik, menjadi salah satu aspek yang perlu dipastikan aman bagi pengguna jasa transportasi laut.(TM-03)













