TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMalukuTopikMaluku

Kabut Asap Meluas, Bupati Ozan Siapkan Opsi Sekolah Daring di Seluruh Wilayah Malteng

Oplus_131072

Topik Maluku.com, MALTENG– Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) membuka kemungkinan menerapkan pembelajaran daring di seluruh wilayah jika kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus memburuk.

Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir, saat diwawancarai Wartawan usai mengikuti Paripurna di DPRD Kabupaten Maluku Tengah, pada Selasa (13/10/26). mengatakan, Dinas Pendidikan telah mengambil langkah awal dengan menerapkan pembelajaran daring di sejumlah wilayah yang terdampak kabut asap.

“Langkah pertama, Dinas Pendidikan sudah melakukan langkah untuk belajar daring di Kecamatan Seram Utara Timur Seti, Seram Utara, dan Banda, terus di Seram Utara Barat,” kata Zulkarnain

Dia mengatakan, pemerintah daerah masih memantau perkembangan kondisi hingga keesokan harinya. Jika kabut asap belum membaik, pembelajaran daring akan diperluas ke wilayah lain, bahkan berpotensi diberlakukan secara menyeluruh.

“Kita ikuti sampai besok. Kalau kondisi terus memburuk, kita berlakukan di seluruh tempat bila perlu. Mudah-mudahan membaik nanti malam, supaya kegiatan belajar-mengajar dapat berjalan baik,” ujarnya.

Selain menyiapkan skema pembelajaran daring, Pemkab Malteng terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk menangani kebakaran dan dampak kabut asap yang menyelimuti wilayah tersebut.

Zulkarnain menyebut koordinasi dilakukan bersama sejumlah instansi, termasuk Balai Wilayah Sungai (BWS), Balai Daerah Aliran Sungai (BDAS), serta unsur Brigade Infanteri (Brigif). Pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan pemerintah provinsi terkait titik-titik api yang masih aktif.

“Kebakaran-kebakaran yang ada ini kita tangani terus, semampu dan semaksimal yang bisa kita tangani. Kita inginkan bisa ditangani dengan cara yang tepat dan bila perlu secepatnya,” katanya.

Menurutnya, persoalan kebakaran dan kabut asap tidak hanya terjadi di Maluku Tengah, tetapi juga di Kota Ambon dan sejumlah kabupaten/kota lainnya, bahkan di berbagai daerah di Indonesia.

Terkait penempatan posko di titik kebakaran, Zulkarnain mengatakan pemerintah masih melakukan koordinasi dan pemetaan titik api bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku.

Informasi mengenai perkembangan kebakaran, lanjutnya, akan terus disampaikan kepada pemerintah di tingkat provinsi dan pusat untuk mendukung penanganan secara menyeluruh.

“Kita lakukan terus koordinasi dengan badan bencana provinsi. Nanti akan kita laporkan terus jika ada informasi terbaru untuk langkah-langkah yang lebih maju,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Zulkarnain juga menanggapi masukan mengenai pentingnya dukungan anggaran untuk mengantisipasi dan menangani bencana, termasuk kebakaran hutan dan lahan.

Dia menyatakan, anggaran yang berpihak pada kebutuhan masyarakat, terutama untuk kebutuhan mendesak, merupakan hal yang penting.

“Keberpihakan anggaran ini tentu untuk kebutuhan masyarakat, untuk kebutuhan-kebutuhan yang mendesak. Itu usulan yang baik dan tepat,” ujarnya.

Sementara itu, terkait penataan jabatan di lingkungan Pemkab Maluku Tengah, Zulkarnain menyebut proses pengusulan masih berjalan dan pemerintah daerah sedang menunggu pertimbangan teknis (pertek).

Dia juga mengatakan proses job fit untuk jabatan kepala dinas masih berlangsung dan diharapkan segera rampung.

“Ini kita lagi dalam proses. Insyaallah dalam waktu yang sangat dekat sudah selesai,” tutupnya.(TM-03)

📢 Ikuti TOPIKMALUKU.COM untuk dapatkan berita terbaru
⚠️ DISCLAIMER: Konten TOPIKMALUKU.COM dilindungi undang-undang. Dilarang mengutip, menyalin, memuat ulang sebagian atau seluruh isi artikel ini dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi TOPIKMALUKU.COM.

Hak Cipta TopikMaluku. Dilindungi undang-undang.

error: Konten Dilindungi !