Topik Maluku.com, SBB— Sebuah Kondisi rumah yang tidak layak huni di Dusun Wailei, Desa Latu, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), mendapat perhatian warga. Pemerintah daerah diminta segera melihat langsung kondisi rumah yang hingga kini masih ditempati sejumlah warga.
Rumah tersebut dilaporkan dihuni oleh tiga kepala keluarga dengan total sekitar 15 orang. Dari pantauan kondisi fisik, bangunan rumah sudah terlihat miring ke sebelah kiri dan sebagian penyangganya menggunakan bambu.
Salah satu penghuni rumah, Wa Cia, mengaku telah menempati rumah tersebut selama kurang lebih 28 tahun. Menurutnya, pihak Dinas Sosial Kabupaten Seram Bagian Barat beberapa kali datang untuk melakukan pendataan dan mengambil dokumentasi kondisi rumah, namun hingga kini belum ada bantuan yang diterima.
“Sudah 28 tahun saya tinggal di rumah ini. Dinas Sosial sudah datang, foto dan melakukan pendataan berulang kali, tetapi sampai sekarang bantuan tidak pernah datang,” ujar Wa Cia kepada Wartawan didepan lokasi rumahnya, Kamis(3/09/26).
Ia mengaku kecewa karena selama bertahun-tahun dirinya bersama keluarga hanya mendapat janji terkait bantuan rumah layak huni.
“Jangan hanya datang foto-foto, tetapi kami tidak pernah mendapatkan bantuan. Kami ini warga miskin dan sangat membutuhkan rumah yang layak,” katanya.
Menurut Wa Cia, selain Dinas Sosial, pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten SBB juga pernah memberikan harapan terkait bantuan perumahan. Namun, hingga saat ini bantuan tersebut belum juga terealisasi.
Kondisi rumah yang semakin miring membuat penghuni khawatir terhadap keselamatan mereka, terlebih rumah tersebut ditempati oleh tiga keluarga dalam satu bangunan.
Wa Cia berharap Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat dapat segera turun tangan dan melihat langsung kondisi rumah mereka.
“Saya berharap Bapak Bupati Seram Bagian Barat, Ir. Asri Arman, bisa melihat kondisi kami warga miskin. Rumah kami sudah miring dan kami takut kalau terjadi sesuatu,” harapnya.
Warga berharap pemerintah daerah tidak hanya melakukan pendataan, tetapi segera mengambil langkah nyata melalui program bantuan rumah tidak layak huni agar keluarga yang selama ini tinggal dalam kondisi memprihatinkan dapat memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan layak.(TM-03)
















