Topik Maluku.com, MALTENG – Fitra Selviayanti Husin, perempuan asal Desa Slamon, Kecamatan Kepulauan Banda, Maluku Tengah, mengungkapkan rasa haru dan bangganya setelah berhasil menampilkan karya lukisan berjudul “Palung Debu Pala” dalam ajang Banda 360°, yang digelar di Rumah Ex Deputi Banda Naira, pada 13 Juni sampai berakhir pada Jum’at (28/8/26) kemarin.
Karya tersebut lahir melalui proses panjang. Fitra mengaku harus melewati berbagai tahapan, mulai dari mencari konsep hingga melakukan revisi berulang agar karya yang dibuatnya sesuai dengan tema yang diangkat dalam Banda 360°.
Saat diwawancarai TopikMaluku.com, Senin,(31/8/26). Fitra mengaku perasaannya campur aduk ketika akhirnya dapat menampilkan karya tersebut.
“Pastinya campur aduk, ada rasa bangga, takut, terharu dan akhirnya bisa ada di posisi ini. Lega sekali rasanya karena akhirnya karya saya bisa dikeluarkan,” kata Fitra.

Menurutnya, proses menciptakan lukisan tersebut tidak mudah. Ia harus menguras pikiran untuk menemukan konsep yang tepat dan sesuai dengan tema Banda 360°.
Setelah melalui proses berpikir dan revisi terhadap konsep yang dibuat, Fitra akhirnya memutuskan menghadirkan karya bertajuk “Palung Debu Pala”.
“Setelah lelah berpikir, revisi tentang konsep yang pas dengan tema Banda 360°, akhirnya saya bisa mengeluarkan karya lukisanku yang berjudul Palung Debu Pala,” ujarnya.
Fitra berharap karyanya dapat menjadi bagian dari ruang bagi seniman lokal untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan cerita dan identitas Kepulauan Banda melalui karya seni.
Bagi Fitra, kesempatan tersebut bukan sekadar menampilkan sebuah lukisan, tetapi juga menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan dirinya sebagai perempuan asal Banda yang berkarya melalui seni.(TM-03)















