TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMaluku

Sekitar 300 Warga Samasuru Demo Tapal Batas Malteng-SBB, Jalan Trans Seram Sempat Dipalang

Topik Maluku.com, MALTENG– Sekitar 300 warga Negeri Samasuru, Kecamatan Teluk Elpaputih, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), menggelar aksi unjuk rasa damai terkait persoalan tapal batas antara Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Aksi tersebut berlangsung pada Senin (14/9/2026). Massa sempat memalang jalan dengan menggunakan sejumlah batang pohon serta mobil komando sebagai bagian dari aksi penyampaian aspirasi.

Kasi Humas Polres Maluku Tengah, IPTU Yani Rumasoreng, saat dihubungi TopikMaluku.com membenarkan adanya pengamanan aksi tersebut.

Berdasarkan laporan Sat Samapta Polres Maluku Tengah, pengamanan dipimpin Kasat Samapta IPTU A. Kasim Rahanyamtel, S.I.P., M.H. Sebanyak 20 personel Sat Samapta dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi.

“Personel mengamankan massa aksi dari Pemuda Negeri Samasuru yang hadir kurang lebih 300 orang dan melakukan aksi pemalangan jalan dengan beberapa pohon dan mobil komando yang digunakan untuk aksi damai,” demikian laporan tersebut.

 

Sebelum menuju lokasi, personel Sat Samapta terlebih dahulu melaksanakan apel di halaman Kantor Sat Samapta Polres Maluku Tengah sekitar pukul 08.01 WIT. Dalam arahannya, Kasat Samapta meminta personel mengedepankan pendekatan humanis selama melakukan pengamanan. Personel juga diminta bertindak berdasarkan perintah dan tidak melakukan tindakan anarkis.

Sekitar pukul 10.13 WIT, personel tiba di Negeri Samasuru dan langsung melakukan pengamanan di lokasi aksi. Kapolres Maluku Tengah, AKBP Widy Irawan, tiba di lokasi sekitar pukul 10.51 WIT. Kapolres melakukan sambang serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat yang tengah menyampaikan aspirasi.

 

Sekitar pukul 11.55 WIT, Wakil Bupati Maluku Tengah Mario Lawalata, Ketua DPRD Maluku Tengah, Herry Men Carl Haurissa, dan sejumlah anggota DPRD, serta Kapolres Maluku Tengah menemui massa aksi. Massa kemudian menyerahkan surat tuntutan kepada Wakil Bupati, Ketua DPRD Maluku Tengah, serta perwakilan dari tingkat provinsi.

Setelah penyerahan tuntutan, dilakukan dialog bersama masyarakat Negeri Samasuru dan Forkopimcam Teluk Elpaputih untuk membahas tuntutan yang disampaikan warga. Pembahasan berlangsung hingga akhirnya sekitar pukul 13.44 WIT, pemalangan jalan dibuka kembali.

Pembukaan akses jalan ditandai dengan Wakil Bupati Maluku Tengah, Ketua DPRD Maluku Tengah, sejumlah anggota DPRD, dan Kapolres Maluku Tengah bersama-sama mengangkat batang pohon yang sebelumnya digunakan untuk memalang jalan.

Setelah jalan dibuka, arus lalu lintas kembali normal. Personel Sat Samapta kemudian membantu Satlantas Polres Maluku Tengah dan Polsek Teluk Elpaputih mengatur lalu lintas di lokasi.

“Setelah selesai membahas tuntutan yang ada maka pemalangan jalan kembali dibuka dan aktivitas lalu lintas kembali normal,” tulis laporan Sat Samapta Polres Maluku Tengah.

Pengamanan aksi berakhir sekitar pukul 14.02 WIT. Personel kemudian kembali ke Mapolres Maluku Tengah dan tiba sekitar pukul 15.37 WIT. Polres Maluku Tengah menyatakan seluruh rangkaian pengamanan aksi unjuk rasa masyarakat Negeri Samasuru berjalan aman dan lancar. Situasi juga dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali.(TM-03)

📢 Ikuti TOPIKMALUKU.COM untuk dapatkan berita terbaru
⚠️ DISCLAIMER: Konten TOPIKMALUKU.COM dilindungi undang-undang. Dilarang mengutip, menyalin, memuat ulang sebagian atau seluruh isi artikel ini dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi TOPIKMALUKU.COM.

Hak Cipta TopikMaluku. Dilindungi undang-undang.

error: Konten Dilindungi !