TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMaluku

Massa Buano Tuntut Puskesmas Rawat Inap, Gubernur Maluku Buka Dialog

Aliansi Masyarakat Negeri Buano mengapresiasi dialog langsung dengan Gubernur Maluku dan menunggu tindak lanjut pembangunan Puskesmas Rawat Inap.

AMBON, TOPIKMALUKU | Aliansi Masyarakat Negeri Buano mengapresiasi sikap Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa yang memilih menemui massa aksi secara langsung dan membuka ruang dialog terkait tuntutan pembangunan Puskesmas Rawat Inap di Negeri Buano Utara. Sikap tersebut dinilai menunjukkan respons pemerintah terhadap aspirasi masyarakat mengenai kebutuhan pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan.

Apresiasi itu disampaikan Asyanto Hitimala, salah satu generasi Negeri Buano yang tergabung dalam massa aksi, setelah dialog terbuka antara Gubernur Maluku dan Aliansi Masyarakat Negeri Buano berlangsung. Dialog tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan tuntutan sekaligus memperoleh penjelasan langsung dari pemerintah daerah mengenai persoalan pembangunan fasilitas kesehatan yang mereka perjuangkan.

Menurut Asyanto, kehadiran langsung gubernur di tengah massa menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Ia menilai, pertemuan tersebut memberikan kesempatan kepada warga Buano untuk menyampaikan kebutuhan mereka tanpa harus melalui komunikasi yang berjenjang.

“Kami Generasi Buano sangat berterima kasih atas semua jawaban terhadap poin-poin tuntutan selama dialog terbuka berlangsung,” kata Asyanto.

Bagi Aliansi Masyarakat Negeri Buano, persoalan Puskesmas Rawat Inap tidak semata-mata berkaitan dengan pembangunan fisik sebuah fasilitas kesehatan. Tuntutan tersebut berkaitan dengan kebutuhan masyarakat terhadap akses pelayanan kesehatan yang lebih memadai, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah kepulauan dengan tantangan geografis dan akses layanan yang tidak selalu mudah.

Asyanto menilai keputusan Hendrik Lewerissa menemui massa secara langsung memperlihatkan adanya ruang komunikasi yang terbuka antara pemerintah daerah dan masyarakat. Menurut dia, keterbukaan tersebut penting agar aspirasi warga tidak berhenti sebagai tuntutan dalam aksi, tetapi dapat masuk ke dalam pembahasan dan tindak lanjut kebijakan pemerintah.

“Kami memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Bapak Gubernur karena beliau hadir langsung menemui massa aksi dan memberikan jawaban terhadap tuntutan yang kami sampaikan,” ujarnya.

Meski demikian, Aliansi Masyarakat Negeri Buano menegaskan bahwa apresiasi tersebut tidak berarti perjuangan telah selesai. Masyarakat masih menunggu tindak lanjut konkret atas hasil dialog, khususnya mengenai pembangunan Puskesmas Rawat Inap di Negeri Buano Utara. Realisasi kebijakan menjadi tahapan penting untuk memastikan hasil komunikasi antara pemerintah dan warga menghasilkan perubahan yang dapat dirasakan langsung.

“Kami berharap apa yang telah disampaikan dalam dialog dapat direalisasikan dan menjadi perhatian serius pemerintah. Bagi kami, ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat Buano,” kata Asyanto.

Aliansi Masyarakat Negeri Buano menyatakan akan terus mengawal perkembangan hasil dialog tersebut dengan tetap mengedepankan komunikasi yang baik bersama pemerintah daerah. Sampai pada tahap ini, keterangan mengenai tahapan teknis, jadwal pembangunan, sumber pembiayaan, dan target realisasi Puskesmas Rawat Inap belum disampaikan dalam bahan keterangan yang tersedia, sehingga informasi tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut kepada Pemerintah Provinsi Maluku. (TM-04)

📢 Ikuti TOPIKMALUKU.COM untuk dapatkan berita terbaru
⚠️ DISCLAIMER: Konten TOPIKMALUKU.COM dilindungi undang-undang. Dilarang mengutip, menyalin, memuat ulang sebagian atau seluruh isi artikel ini dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi TOPIKMALUKU.COM.

Hak Cipta TopikMaluku. Dilindungi undang-undang.

error: Konten Dilindungi !