Topik Maluku.com, MALTENG– Upaya mengembalikan kejayaan bola voli Maluku terus dilakukan melalui berbagai ajang kompetisi. Salah satunya melalui Open Turnamen Bola Voli yang digelar Brigif 27/Nusa Ina bekerja sama dengan Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Provinsi Maluku.
Turnamen tersebut resmi dibuka oleh Ketua PBVSI Maluku, Alimuddin Kolatlena, di Lapangan Voli Duta Nusaina, kawasan Brigif 27/Nusa Ina, Sabtu (18/7/2026).
Pembukaan turut dihadiri Komandan Brigif 27/Nusa Ina Kolonel Inf Sri Widodo, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maluku Tengah Sukri, S.Sos, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tengah Husen Mukadar, serta sejumlah pejabat dan pecinta olahraga voli.
Usai membuka turnamen, Alimuddin Kolatlena memberikan apresiasi kepada Brigif 27/Nusa Ina yang dinilai konsisten mendukung pembinaan olahraga voli di Maluku melalui penyelenggaraan kompetisi.
“Ini merupakan inisiatif yang sangat baik dari Komandan Brigif 27/Nusa Ina. Sebagai Ketua PBVSI Maluku, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih karena kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam menghidupkan kembali gairah bola voli di Maluku,” kata Alimuddin kepada wartawan.
Menurut anggota DPR RI Fraksi Gerindra itu, lahirnya atlet-atlet berprestasi tidak dapat dipisahkan dari tersedianya kompetisi yang rutin dan pembinaan yang berkelanjutan.
Ia menilai minimnya penyelenggaraan turnamen serta kurang optimalnya pembinaan dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu penyebab prestasi bola voli Maluku mengalami stagnasi.
Karena itu, turnamen yang digagas Brigif 27/Nusa Ina dinilai menjadi langkah strategis untuk membuka ruang kompetisi sekaligus menjaring bibit-bibit atlet potensial dari berbagai daerah.
“Seorang atlet lahir dari kompetisi. Kalau turnamen jarang digelar dan pembinaan tidak berjalan, maka sulit melahirkan pemain berkualitas. Karena itu, kami sangat mengapresiasi Brigif yang sudah dua kali mengambil inisiatif menggelar kegiatan seperti ini,” ujarnya.
Alimuddin menjelaskan, turnamen terbuka tersebut tidak hanya menjadi wadah kompetisi bagi para atlet yang telah berpengalaman, tetapi juga menjadi sarana pencarian talenta-talenta muda yang nantinya diproyeksikan memperkuat Maluku pada berbagai kejuaraan tingkat nasional.
PBVSI Maluku, kata dia, menargetkan lahirnya atlet-atlet muda berbakat yang dapat dibina secara serius dan menjadi tulang punggung tim voli Maluku pada masa mendatang.
“Target besar kami adalah mengembalikan kejayaan bola voli Maluku seperti dua dekade lalu. Turnamen ini menjadi salah satu langkah awal untuk menemukan dan membina atlet-atlet muda yang memiliki potensi besar,” tegasnya.
Selain menggelar turnamen terbuka, PBVSI Maluku juga tengah menyiapkan sejumlah program pembinaan lanjutan, termasuk kejuaraan daerah serta agenda kompetisi lainnya sebagai bagian dari strategi memperkuat ekosistem olahraga voli di Maluku.
Alimuddin berharap sinergi antara PBVSI, pemerintah daerah, institusi TNI, sekolah, dan berbagai pihak terkait dapat terus diperkuat guna menciptakan regenerasi atlet yang berkelanjutan serta mengembalikan prestasi bola voli Maluku di tingkat nasional.(TM-03)











