Topik Maluku.com, MALTENG– Kondisi aspal di kawasan Pelabuhan Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, menuai sorotan. Pasalnya, jalan yang baru dikerjakan pada akhir tahun 2025 itu kini telah mengalami kerusakan cukup parah meski belum genap setahun digunakan.
Pantauan di lokasi pada (8/7/26) menunjukkan sejumlah titik aspal di area pelabuhan berlubang dan mengalami kerusakan yang cukup mengganggu aktivitas kendaraan maupun pengguna jasa pelabuhan. Kerusakan tersebut terlihat di beberapa bagian jalan yang menjadi akses utama keluar masuk kendaraan.
Warga dan pengguna pelabuhan mempertanyakan kualitas pekerjaan proyek tersebut. Sebab, usia pembangunan jalan itu masih terbilang baru, namun kondisinya sudah mengalami kerusakan yang signifikan.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, kerusakan yang terjadi memunculkan dugaan bahwa pekerjaan pengaspalan dilakukan tidak sesuai spesifikasi teknis atau dikerjakan secara asal-asalan.
“Belum sampai setahun sudah berlubang seperti ini. Padahal ini akses penting bagi masyarakat dan pengguna pelabuhan,” ujar salah warga yang enggan disebutkan namanya.
Kerusakan jalan tersebut dikhawatirkan dapat membahayakan pengendara, terutama saat musim hujan ketika lubang-lubang di badan jalan tertutup genangan air.
Masyarakat berharap instansi terkait segera melakukan pengecekan terhadap kualitas pekerjaan proyek tersebut sekaligus melakukan perbaikkan agar kerusakan tidak semakin meluas.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) maupun Kepala KPLP Tulehu belum memberikan tanggapan terkait kerusakan aspal di area Pelabuhan Tulehu tersebut. Hingga kini upaya konfirmasi masih dilakukan media untuk mendapat informasi lebih lanjut soal kerusakan jalan tersebut.(TM-03)











