TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMalukuTopikMaluku

Kabut Asap Cekik Ambon! Penerbangan Lumpuh, Puluhan Rute Tertunda hingga Batal Berhari-hari

Oplus_131072

Topik Maluku.com, AMBON— Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan karhutla mulai mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Pattimura Ambon. Jarak pandang yang turun hingga di bawah 2.000 meter memicu penundaan dan pembatalan sejumlah penerbangan sejak 8 Oktober hingga 12 Oktober 2026.

Kondisi cuaca yang tidak memenuhi standar keselamatan penerbangan tersebut berdampak pada sejumlah rute domestik, mulai dari tujuan Makassar, Jakarta, Surabaya, Ternate, hingga beberapa wilayah di Maluku.

Berdasarkan siaran pers PT Angkasa Pura Indonesia Persero Kantor Cabang Bandara Internasional Pattimura Ambon, Senin 12/10/2026, gangguan penerbangan terjadi dalam beberapa hari terakhir, meski operasional sempat berjalan normal pada Jumat 9/10/2026.

Pada Kamis 8/10/2026, empat penerbangan mengalami penundaan, yakni Batik Air tujuan Nabire, Wings Air tujuan Dobo dan Ternate, serta Lion Air tujuan Makassar. Dua penerbangan lainnya dibatalkan, masing-masing Lion Air tujuan Langgur dan Wings Air tujuan Namlea.

Gangguan kembali meningkat pada Sabtu 10/10/2026. Dua penerbangan mengalami penundaan, sementara enam penerbangan dibatalkan. Rute yang terdampak antara lain Saumlaki, Dobo, Ternate, Makassar, Nabire, dan Jakarta.

Situasi berlanjut pada Minggu 11/10/2026. Satu penerbangan Lion Air tujuan Makassar mengalami penundaan, sedangkan delapan penerbangan lainnya dibatalkan. Pembatalan tersebut mencakup rute Kufar, Nabire, Moa, Dobo, Namlea, Langgur, Jakarta, dan Ternate.

Hingga Senin 12/10/2026, sejumlah penerbangan masih terdampak. Lima penerbangan dilaporkan mengalami penundaan, sedangkan empat penerbangan dibatalkan. Rute yang mengalami pembatalan meliputi Namrole, Wahai, Banda Neira, dan Sanana.

Menghadapi kondisi tersebut, manajemen Bandara Pattimura memberikan layanan pemulihan “Service Recovery Action” berupa makanan ringan dan minuman kepada penumpang yang terdampak penundaan maupun pembatalan penerbangan.

Bagi penumpang yang penerbangannya dibatalkan, pihak bandara mengarahkan mereka ke loket layanan pelanggan masing-masing maskapai untuk mengurus pengembalian dana “Refund” atau penjadwalan ulang “reschedule” sesuai ketentuan yang berlaku.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Persero Kantor Cabang Bandara Internasional Pattimura Ambon, Johan Seno Acton, melalui siaran pers tersebut juga menegaskan pembagian tanggung jawab dalam penanganan gangguan penerbangan.

Pengelola bandara berfokus pada kenyamanan fasilitas terminal, ketertiban, serta penyampaian informasi penerbangan. Sementara itu, penanganan kompensasi, pengembalian dana, dan penjadwalan ulang dilakukan oleh pihak maskapai sesuai ketentuan yang berlaku.

Manajemen Bandara Pattimura menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pengguna jasa akibat cuaca buruk tersebut.

Keselamatan dan keamanan penerbangan, menurut manajemen, tetap menjadi prioritas utama dalam menghadapi kondisi yang dipicu kabut asap karhutla.(TM-03)

📢 Ikuti TOPIKMALUKU.COM untuk dapatkan berita terbaru
⚠️ DISCLAIMER: Konten TOPIKMALUKU.COM dilindungi undang-undang. Dilarang mengutip, menyalin, memuat ulang sebagian atau seluruh isi artikel ini dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi TOPIKMALUKU.COM.

Hak Cipta TopikMaluku. Dilindungi undang-undang.

error: Konten Dilindungi !