Topik Maluku.com, AMBON– Tim SAR Gabungan kembali melakukan pencarian terhadap Arien Maspaitella (25), warga yang dilaporkan hilang setelah perahu yang ditumpanginya dihantam gelombang tinggi di perairan Desa Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon.
Pencarian memasuki hari ketiga pada Rabu (19/8/2026). Operasi SAR melibatkan Basarnas Ambon, Polairud Polda Maluku, Polsek Leitimur Selatan, Kodaeral IX, BPBD Kota Ambon, serta masyarakat setempat.
Dantim Ops SAR Renhard Lopies mengatakan tiga Search and Rescue Unit (SRU) dikerahkan untuk memperluas wilayah pencarian.
“Sebanyak 3 SRU dikerahkan hari ini guna memperluas area pencarian,” kata Renhard dalam keterangan tertulis Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon, Rabu (19/8/2026).

SRU 1 yang terdiri dari unsur masyarakat melakukan penyisiran di sepanjang pesisir Pantai Desa Hutumuri hingga Desa Hukurila. Sementara SRU 2 menggunakan Rubber Boat Polairud Polda Maluku dan Speedboat Kodaeral IX untuk menyisir sejumlah titik koordinat yang telah ditentukan.
Adapun SRU 3 merupakan tim penyelam Basarnas yang dikerahkan untuk melakukan pencarian di bawah permukaan air di sekitar lokasi kejadian.
Namun, hingga menjelang sore, pencarian melalui permukaan maupun bawah air belum membuahkan hasil. Tim SAR belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Arien sebelumnya dilaporkan pergi melaut bersama dua rekannya untuk mencari ikan pada Minggu (17/8) sekitar pukul 16.30 WIT.
Ketiganya melaut di sekitar perairan Desa Hutumuri, Kota Ambon. Sekitar pukul 19.00 WIT, perahu yang mereka tumpangi dihantam gelombang tinggi.
Dalam insiden tersebut, Arien dilaporkan hilang. Sementara dua rekannya berhasil menyelamatkan diri.
Warga dan keluarga kemudian melakukan pencarian secara mandiri. Namun, korban belum ditemukan hingga operasi SAR resmi dilaksanakan.
Pada hari ketiga pencarian, tim gabungan kembali memperluas penyisiran, termasuk melakukan pencarian di pesisir, permukaan laut, hingga penyelaman.
Bukan hanya itu, Kondisi cuaca kini turut menjadi tantangan dalam proses pencarian. Berdasarkan laporan tim di lapangan, cuaca saat operasi berupa hujan ringan dengan angin dari arah tenggara berkecepatan hingga 35 knot serta ketinggian gelombang juga kini mencapai sekitar 2,5 meter.
Operasi SAR hari ketiga kemudian dihentikan sementara. Tim SAR akan kembali melanjutkan pencarian pada hari keempat, Kamis (20/8/2026).
Data korban:
Nama: Arien Maspaitella
Usia: 25 tahun
Jenis kelamin: Laki-laki
Adapun sarana yang digunakan dalam operasi pencarian meliputi truk personel, Rubber Boat Basarnas, Rubber Boat Polairud, Speedboat Kodaeral IX, serta peralatan selam.(TM-03)















