Topik Maluku.com, MALTENG– Wakil Bupati Maluku Tengah, Mario Lawalata, secara resmi membuka Turnamen Billiard IDI CUP I yang digelar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Maluku Tengah di Onyx Billiard, Jalan Abdullah Soulissa, Kelurahan Ampera, Kecamatan Kota Masohi, Selasa (16/6/2026).
Turnamen yang mempertandingkan nomor 9 Ball tersebut diikuti sebanyak 64 peserta dari Kota Masohi dan Kota Ambon. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-118 yang diselenggarakan IDI Maluku Tengah.
Ketua IDI Maluku Tengah, dr. Amrollah Latupono, mengatakan turnamen tersebut menjadi salah satu upaya pendekatan kepada masyarakat melalui olahraga sebelum pelaksanaan puncak peringatan HBDI yang akan berlangsung di wilayah Hitu, Mamala, dan Larike pada 27 Juni 2026.
“Ini adalah rangkaian acara besar kami dalam memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia. Sebelum turun ke desa-desa, kami mencoba melakukan pendekatan melalui olahraga. Ternyata antusiasme peserta dan masyarakat sangat luar biasa,” ujar Amrollah dalam sambutannya.

Menurutnya, turnamen ini juga menjadi wadah untuk melihat potensi atlet billiard lokal yang selama ini berkembang secara mandiri dan otodidak, namun memiliki kemampuan yang tidak kalah bersaing.
Amrollah berharap ke depan olahraga billiard di Maluku Tengah dapat memperoleh perhatian lebih melalui kolaborasi antara organisasi olahraga, Karang Taruna, dan Pemerintah Daerah, termasuk menghadirkan pelatih profesional guna meningkatkan kualitas atlet daerah.
“Kami melihat banyak atlet yang memiliki bakat luar biasa. Dengan pembinaan yang baik dan dukungan berbagai pihak, potensi mereka bisa berkembang lebih maksimal,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Maluku Tengah Mario Lawalata mengapresiasi inisiatif IDI Malteng yang menggelar kegiatan olahraga dalam rangka memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia.
Menurut Mario, olahraga billiard bukan sekadar permainan, tetapi juga mengandung nilai-nilai yang relevan dengan profesi kedokteran, seperti fokus, disiplin, kesabaran, dan kemampuan menyusun strategi.
“Turnamen billiard ini adalah olahraga yang membutuhkan fokus, disiplin, kesabaran, dan strategi untuk meraih kemenangan. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan profesi dokter yang harus selalu fokus dan teliti dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Mario.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi antarpeserta sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet billiard berprestasi dari Maluku Tengah.
Turnamen IDI CUP I dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan dan menjadi salah satu agenda pembuka menuju puncak peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia ke-118 di Kabupaten Maluku Tengah.(TM-03)













