TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMalukuTopikMaluku

Buka Musancab PDIP di Mosso, BGW Soroti Dampak Geopolitik Global hingga Ketahanan Pangan

Oplus_131072

Topik Maluku.com, MALTENG– Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, Benhur George Watubun, menyoroti dampak situasi geopolitik internasional terhadap kehidupan masyarakat saat menghadiri Pendidikan Kader dan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) Gabungan Kecamatan Tehoru dan Kecamatan Telutih, Kabupaten Maluku Tengah, yang berlangsung di Negeri Mosso, Senin (22/6/2026).

Dalam sambutannya, Watubun mengatakan bahwa konflik dan dinamika politik global tetap memiliki dampak langsung terhadap masyarakat Indonesia, termasuk di Maluku, meskipun transaksi ekonomi masyarakat tidak menggunakan mata uang dolar Amerika Serikat.

“Orang boleh berkelahi di sana, sekalipun kita tidak menggunakan dolar, tetapi ada pengaruhnya terhadap kenaikan harga BBM. Dan itu berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat,” kata Watubun.

Menurut Ketua DPRD Provinsi Maluku itu, kenaikan harga bahan bakar minyak berdampak pada berbagai sektor kehidupan, terutama biaya transportasi dan harga kebutuhan pokok yang dirasakan langsung oleh masyarakat di daerah kepulauan.

Meski demikian, ia mengajak seluruh kader partai untuk tetap bersyukur dan menjaga optimisme di tengah situasi ekonomi yang dinilai semakin berat.

“Kita bersyukur karena sampai hari ini semua baik-baik saja. Kita masih makan sayur, pisang, keladi, kasbi dan hasil alam lainnya yang tersedia di sekitar kita,” ujarnya.

Watubun juga mengingatkan kader PDIP mengenai arahan Ketua Umum PDIP agar seluruh kader membangun ketahanan pangan keluarga melalui budaya menanam. Menurutnya, instruksi untuk menanam 10 jenis bahan pangan pokok non-beras merupakan langkah strategis dalam menghadapi berbagai kemungkinan krisis ekonomi maupun pangan di masa depan.

“Ketika menghadapi krisis, orang lain mungkin berpikir mengambil tabungan di bank. Tetapi kita pergi ke kebun, kita masih bisa makan keladi, pisang dan sebagainya. Kita ke laut juga masih bisa mendapatkan sumber makanan,” katanya.

Ia menilai semangat menanam dan memanfaatkan sumber daya lokal merupakan modal sosial yang harus terus dikampanyekan oleh kader partai kepada masyarakat.

Selain membahas persoalan ekonomi dan ketahanan pangan, Watubun menegaskan bahwa pelaksanaan pendidikan kader dan Musancab merupakan amanat konstitusi partai yang bertujuan memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput.

Menurutnya, kaderisasi menjadi instrumen penting dalam membangun soliditas partai guna menghadapi berbagai agenda politik ke depan.

“Melaksanakan pendidikan kader dan Musyawarah Anak Cabang ini merupakan perintah konstitusi kepada kita. Solidkan barisan untuk meraih kekuasaan. Dan ketika kekuasaan itu diperoleh, kita harus menghadirkan kesejahteraan kepada rakyat di mana kita berada,” tegasnya.

Kegiatan Pendidikan Kader dan Musancab Gabungan Kecamatan Tehoru dan Telutih tersebut dihadiri pengurus partai dari berbagai tingkatan, kader, serta simpatisan PDI Perjuangan di wilayah Maluku Tengah. Acara itu menjadi bagian dari upaya konsolidasi organisasi sekaligus penguatan ideologi partai menjelang agenda politik mendatang.(TM-03)

📢 Ikuti TOPIKMALUKU.COM untuk dapatkan berita terbaru
⚠️ DISCLAIMER: Konten TOPIKMALUKU.COM dilindungi undang-undang. Dilarang mengutip, menyalin, memuat ulang sebagian atau seluruh isi artikel ini dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi TOPIKMALUKU.COM.

Hak Cipta TopikMaluku. Dilindungi undang-undang.

error: Konten Dilindungi !