TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMaluku

HIPMI PT UIN A.M. Sangadji Apresiasi Kadispora Ambon: Sinergi Pemuda, Kampus, dan Pemerintah Menguat

Oplus_131072

Topik Maluku.com, AMBON– Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) Universitas Islam Negeri (UIN) A.M. Sangadji Ambon, Ismail Saleh Tuhepaly, menyampaikan apresiasi terhadap Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Ambon atas komitmennya dalam mendukung agenda kepemudaan berbasis kewirausahaan.

Pernyataan itu disampaikan Ismail dalam forum Dialog Kepemudaan yang digelar oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Ambon. Dalam dialog tersebut, Kadispora Kota Ambon menegaskan kesiapan lembaganya menjadi mitra strategis HIPMI PT UINAMSA guna mendorong geliat wirausaha muda di kalangan mahasiswa.

“Apresiasi kami kepada Kadispora yang membuka ruang kolaborasi. Ini bukan sekadar simbolik, tapi langkah konkret membangun ekosistem kewirausahaan yang sehat di lingkungan kampus,” ujar Ismail kepada TopikMaluku.com. Sabtu (2/08/25).

Dalam pertemuan itu, hadir pula Ketua Umum BPC HIPMI Kota Ambon, M. Fadli Toisutta, yang menurut Ismail dan Sekretaris HIPMI PT UINAMSA, Nadif Hidayat Pattimura, turut memberikan inspirasi melalui pemaparan visi strategis HIPMI, khususnya lewat program unggulan HIPMI Goes to Campus.

“Program tersebut adalah jembatan penting antara dunia usaha dan dunia akademik. Kami melihat ada keseriusan dari BPC HIPMI dalam menciptakan ruang bertumbuh yang inklusif untuk mahasiswa yang ingin memulai bisnis,” terang Nadif.

Kehadiran aktor-aktor penting dalam ranah kepemudaan dan kewirausahaan di forum ini dinilai sebagai sinyal positif bagi percepatan pengembangan kapasitas pemuda di Kota Ambon. Terlebih di tengah tantangan ekonomi dan keterbatasan akses lapangan kerja, kewirausahaan dianggap sebagai jalan strategis menuju kemandirian.

HIPMI PT UINAMSA menyatakan kesiapan mereka untuk memperluas kolaborasi, tidak hanya dengan pemerintah daerah, tetapi juga dengan pelaku industri dan komunitas sosial di Maluku.

“Kami ingin menjadi katalis, bukan hanya organisasi seremonial. Karena itu, kemitraan seperti ini harus dijaga dengan program nyata,” tegas Ismail.

Dialog tersebut menandai fase baru sinergi antara pemerintah, organisasi mahasiswa, dan pelaku usaha muda. Jika konsisten dijalankan, sinergi ini berpotensi menjadi model pemberdayaan pemuda berbasis kampus di kawasan timur Indonesia.(TM-03)


Follow TOPIKMALUKU.COM untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Chennel
TopikMaluku
error: Konten Dilindungi !