Topik Maluku.com, MALUKU TENGGARA– Musibah kembali menimpa mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) di Kabupaten Maluku Tenggara. Sebuah perahu yang ditumpangi empat mahasiswa terbalik di perairan Ohoi Debut, Kecamatan Manyeuw, saat mereka pulang dari mengambil material pasir di salah satu pulau. Satu mahasiswa dinyatakan meninggal dunia, satu lainnya masih dalam pencarian, dan dua orang berhasil selamat.
Informasi yang himpun oleh TopikMaluku.com, (1/07/25) dari salah Anak KKN asal Universitas Pattimura Ambon yang berada di Ohoi Disuk, membagikan sebagian informasi melalui pesan Via WhatsApp bahwa. keempat mahasiswa tersebut awalnya menyeberang ke pulau untuk mengambil pasir sebagai bagian dari aktivitas KKN mereka. Namun saat kembali, perahu yang mereka gunakan dalam keadaan membawa muatan pasir, diduga kehilangan keseimbangan lalu terbalik.
“Perahunya muat pasir dan terbalik di laut saat perjalanan balik,” informasi tertulis yang di Share .
Tiga mahasiswa berhasil ditemukan lebih awal oleh warga yang melakukan evakuasi darurat. Salah satu di antara mereka ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dan langsung dilarikan ke RSUD Karel Sadsuitubun Langgur. Sementara itu, satu mahasiswa lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan bersama masyarakat setempat.
Kepala Kepolisian Resor Maluku Tenggara, AKBP Frans Duma, saat dihubungi mengatakan pihaknya masih mendalami peristiwa ini. “Kami sedang melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan tim lapangan,” katanya singkat melalui pesan singkat.
Hingga sore hari, pencarian terhadap satu korban yang belum ditemukan terus dilakukan, dengan menyisir area sekitar lokasi perahu terbalik.
Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi pihak kampus dan warga setempat. Keamanan dalam aktivitas lapangan mahasiswa di wilayah kepulauan pun kini kembali menjadi sorotan.(TM-03).













