TopikMaluku
TopikMaluku

Pemkab Maluku Tenggara Sambut Mahasiswa KKN-PPM UGM dan Unpatti: Dorong Kolaborasi untuk Pemberdayaan Desa

Topik Maluku.com, MALUKU TENGGARA— Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara secara resmi menerima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Pattimura (Unpatti), yang akan melaksanakan pengabdian di tiga desa: Ohoi Iso, Wain Baru, dan Disuk, Kecamatan Kei Kecil Timur.

Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, menyambut langsung kedatangan para mahasiswa dalam audiensi resmi yang digelar Rabu (25/6/25). Audiensi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung agenda pembangunan berbasis masyarakat.

“Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa. Program KKN ini adalah bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat. Harapannya, sinergi antara UGM dan Unpatti dapat memberikan dampak jangka panjang, bahkan setelah kegiatan ini selesai,” ujar Rahantoknam.

Kehadiran mahasiswa UGM tahun ini menandai tahun ketiga pelaksanaan KKN-PPM UGM di wilayah tersebut. Selama 50 hari ke depan, para mahasiswa akan tinggal bersama warga dan menjalankan sejumlah program kerja yang berfokus pada pemberdayaan dan pembangunan berkelanjutan.

Dosen Pembimbing Lapangan UGM, Leni Sophia Heliani, menjelaskan bahwa mahasiswa akan memfokuskan diri pada digitalisasi data desa dan pengembangan potensi lokal.

“Kami akan membangun sistem terpadu melalui website desa yang mengintegrasikan data kependudukan, kesehatan, potensi wilayah, hingga mitigasi bencana. Ini adalah bagian dari upaya mendukung efisiensi dan transparansi layanan publik di tingkat desa,” jelasnya.

Selain itu, program-program KKN yang dirancang juga menyasar sektor strategis seperti pemberdayaan ekonomi lokal dan UMKM, penguatan kelembagaan desa seperti kelompok sadar wisata (Pokdarwis), serta peningkatan layanan kesehatan dan infrastruktur dasar.

KKN-PPM UGM Jelajah Kei Kecil 2025 bukan hanya menjadi lanjutan dari program tahun-tahun sebelumnya, tetapi juga menjadi bukti komitmen kedua universitas untuk menghadirkan perubahan nyata di wilayah kepulauan dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif.

Dengan semangat kolaborasi yang terus dibangun, Pemkab Maluku Tenggara berharap kegiatan ini dapat menjadi katalisator dalam mendorong kemandirian desa serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.(TM-03)


Follow TOPIKMALUKU.COM untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Chennel

Hak Cipta TopikMaluku. Dilindungi undang-undang.

error: Konten Dilindungi !