Topik Maluku.com, MALTENG— Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Maluku Tengah, Rakib Sahubawa, melantik Empat Kepala Pemerintah Negeri dan Penjabat Kepala Pemerintah Negeri di Kabupaten Maluku Tengah.
Pelantikan tersebut meliputi Kepala Pemerintah Negeri Aboru, Kecamatan Pulau Haruku, Kepala Pemerintah Negeri Waru, Kecamatan Teon Nila Serua (TNS), serta Penjabat Kepala Pemerintah Negeri Aketernate, Kecamatan Seram Utara Timur Seti, dan Penjabat Kepala Pemerintah Negeri Hatu, Kecamatan Tehoru.
Dalam sambutan Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir yang dibacakan Sekda Rakib Sahubawa, para pejabat yang baru dilantik diminta menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, integritas dan dedikasi.
“Pelantikan ini bukan sekadar sebuah acara seremonial, tetapi merupakan momentum penting dalam perjalanan pemerintahan dan pembangunan di masing-masing negeri,” kata Zulkarnain dalam sambutannya, Jumat (14/8/2026).
Menurutnya, jabatan Kepala Pemerintah Negeri merupakan amanah masyarakat sekaligus amanah Tuhan yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.
Bupati menegaskan Pemerintah Negeri merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, kepala pemerintahan negeri dituntut mampu membangun komunikasi dengan seluruh unsur masyarakat dan memberikan pelayanan tanpa membeda-bedakan warga.
“Bangunlah pemerintahan negeri yang kuat, terbuka dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Jadikan negeri sebagai rumah bersama yang mampu memberikan rasa aman, nyaman dan sejahtera bagi seluruh warga,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Zulkarnain juga memberikan perhatian khusus terhadap pengelolaan keuangan negeri. Ia meminta seluruh Kepala Pemerintah Negeri dan Penjabat Kepala Pemerintah Negeri mengelola anggaran secara tertib, transparan, akuntabel dan bertanggung jawab.
“Jangan sampai pengelolaan anggaran negeri menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” tegasnya.
Selain pengelolaan anggaran, para kepala pemerintahan negeri diminta meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan hak-hak dasar masyarakat dapat dilayani dengan baik.
Bupati juga mendorong pemerintahan negeri melibatkan seluruh komponen masyarakat dalam proses penyelenggaraan pemerintahan.
Menurutnya, pemerintahan yang transparan dan partisipatif akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah negeri.
Zulkarnain selanjutnya meminta pemerintah negeri memperkuat koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah.
Sinergi tersebut dinilai penting agar berbagai program pembangunan dapat berjalan terpadu dan memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Memperkuat sinergi antara Pemerintah Negeri, Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Kabupaten, sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan secara terpadu dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Para kepala pemerintahan negeri juga diminta menjaga keamanan, ketenteraman dan ketertiban masyarakat serta membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Bupati mengatakan setiap negeri di Kabupaten Maluku Tengah memiliki potensi yang besar untuk berkembang. Karena itu, kepala pemerintahan negeri tidak boleh hanya menjalankan rutinitas pemerintahan.
Ia mendorong adanya inovasi dan terobosan yang disesuaikan dengan kebutuhan serta karakteristik masing-masing negeri.
“Mari kita jadikan pemerintahan negeri sebagai fondasi yang kuat untuk mewujudkan pembangunan Kabupaten Maluku Tengah yang berdaya saing, sejahtera, rukun dan damai,” ujarnya.
Bupati Zulkarnain Awat Amir kemudian menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang dilantik. Ia berharap seluruh amanah yang diberikan dapat dijalankan demi kepentingan masyarakat dan kemajuan negeri masing-masing.(TM-03)















