TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMaluku

9 Kepala Pemerintah Negeri di Malteng Dilantik, Bupati Ingatkan Transparansi Dana Desa dan Pelayanan Masyarakat

Topik Maluku.com, MALTENG– Pemerintah Kabupaten Kabupaten Maluku Tengah kembali melakukan penyegaran pemerintahan di tingkat negeri. Sebanyak sembilan Kepala Pemerintah Negeri dan Penjabat Kepala Pemerintah Negeri resmi dilantik di Aula Lantai III Kantor Bupati Maluku Tengah, Selasa (12/5/2026).

Pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Tengah, Rakib Sahubawa atas nama Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir.

Adapun pejabat yang dilantik masing-masing Kepala Pemerintah Negeri Negeri Ulahahan, Kepala Pemerintah Negeri Negeri Usliapan, Penjabat Kepala Pemerintah Negeri Negeri Watludan, Penjabat Kepala Pemerintah Negeri Administratif Banda Baru, Penjabat Kepala Pemerintah Negeri Administratif Nua Nea, Penjabat Kepala Pemerintah Negeri Administratif Lonthoir, Penjabat Kepala Pemerintah Negeri Administratif Pulau Rhun, Penjabat Kepala Pemerintah Negeri Negeri Tiouw serta Penjabat Kepala Pemerintah Negeri Negeri Hatu.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri pimpinan OPD lingkup Pemkab Maluku Tengah, para camat, Saniri Negeri, tokoh agama, tokoh adat serta tokoh masyarakat dari sejumlah wilayah.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda Malteng, Bupati Zulkarnain Awat Amir menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Ia menegaskan pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan negeri yang baik dan bertanggung jawab.

“Pelantikan ini merupakan manifestasi tata kelola pemerintahan yang baik sekaligus langkah awal dari sebuah pengabdian yang penuh tantangan demi kemajuan negeri masing-masing,” kata Zulkarnain dalam sambutannya.

Bupati menekankan agar seluruh kepala pemerintah negeri dan penjabat kepala pemerintah negeri menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, pemerintah negeri merupakan ujung tombak pelayanan publik sehingga seluruh aparatur harus mampu bekerja cepat, tepat, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“Jalankan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan utamakan pelayanan kepada masyarakat secara prima, cepat, dan tepat sasaran. Bekerjalah sesuai fungsi dan kewenangan yang diberikan,” tegasnya.

Selain itu, Zulkarnain juga memberi perhatian serius terhadap pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). Ia meminta seluruh kepala pemerintah negeri mengelola anggaran secara transparan, akuntabel dan partisipatif agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

“Hindari segala bentuk penyimpangan dan pastikan anggaran tersebut digunakan untuk kesejahteraan masyarakat serta pembangunan negeri,” ujarnya.

Secara khusus, Bupati juga mengingatkan para penjabat kepala pemerintah negeri agar segera mempersiapkan proses pemilihan kepala pemerintah negeri definitif sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Ia meminta seluruh penjabat mampu menjaga stabilitas pemerintahan dan keamanan masyarakat selama masa transisi berlangsung.

“Khusus bagi para penjabat kepala pemerintah negeri, salah satu tugas utama saudara adalah memfasilitasi dan mempersiapkan pelaksanaan pemilihan kepala pemerintah negeri definitif secara cepat, aman, dan lancar,” katanya.

Tidak hanya itu, Zulkarnain juga mengingatkan pentingnya membangun komunikasi harmonis antara pemerintah negeri, Saniri Negeri, tokoh adat, tokoh agama serta masyarakat.

Menurutnya, sinergi seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Maluku Tengah.

“Segera bangun komunikasi yang harmonis dengan Saniri Negeri, tokoh masyarakat dan seluruh elemen di negeri guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Bupati menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan tidak hanya di hadapan masyarakat dan hukum, tetapi juga di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa.

Ia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menjadi pemimpin yang bijaksana dan selalu hadir di tengah persoalan masyarakat.

“Jabatan adalah amanah yang akan dipertanggungjawabkan di hadapan hukum dan Tuhan Yang Maha Kuasa. Jadilah pemimpin yang bijaksana, arif, dan senantiasa hadir di tengah-tengah persoalan masyarakat,” pungkasnya.(TM-03)


Follow TOPIKMALUKU.COM untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Chennel

Hak Cipta TopikMaluku. Dilindungi undang-undang.

error: Konten Dilindungi !