Topik Maluku.com, MALTENG– Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Serut Timur Kobi, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah menuai sorotan tajam.
Kritik mencuat setelah salah satu akun Facebook bernama Thata Makatita mengunggah foto dan komentar pedas terkait menu yang dibagikan kepada anak-anak. Dalam unggahannya, Thata menulis dengan nada satir.
“MBG kecamatan serut timur kobi, ini par 2 hari punya.
Ini makanan sehat ka paket ulang tahun anak2.
Kalo mau makan thu jang talalu banyak laee nanti banyak yg protes bilangx orang iri. Sorry yeee, Tolong kasi harga akang do ini habis brapa netizen. ketua Dokter Jul Tagor sah” Tulisnya.
Unggahan tersebut langsung mendapat beragam reaksi dari warganet. Banyak yang mempertanyakan standar gizi dan kelayakan menu yang dibagikan dalam program tersebut.
Berdasarkan foto yang beredar, paket MBG itu terdiri dari satu butir telur, satu bungkus biskuit Marie Susu, satu buah salak, dan satu bungkus kacang goreng. Menu tersebut dinilai sebagian warganet terlalu sederhana dan belum mencerminkan konsep makanan bergizi seimbang.
Sejumlah komentar menyayangkan komposisi menu yang dianggap kurang variatif dan minim asupan protein maupun karbohidrat kompleks. “Kalau ini disebut makanan bergizi gratis, standar gizinya seperti apa?” tulis salah satu pengguna media sosial.
Program MBG sendiri digagas pemerintah sebagai upaya meningkatkan asupan gizi anak-anak, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian khusus. Karena itu, pelaksanaannya di lapangan diharapkan benar-benar memenuhi prinsip gizi seimbang, mencakup karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral dalam takaran yang memadai.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara MBG di Kecamatan Seram Utara maupun dari Dinas terkait di Kabupaten Maluku Tengah mengenai standar menu dan anggaran per porsi yang digunakan.
Sorotan publik ini diharapkan menjadi bahan evaluasi agar program yang bertujuan mulia tersebut tidak menimbulkan polemik dan tetap tepat sasaran.(TM-03)















