Topik Maluku.com, MALTENG –Lift di gedung baru DPRD Kabupaten Maluku Tengah diduga macet dan tidak berfungsi. Akibatnya, sejumlah anggota dewan hingga pengunjung harus naik turun hingga lantai empat menggunakan tangga darurat. Kondisi ini menjadi sorotan tajam, mengingat gedung megah tersebut baru resmi ditempati pada Kamis, 21 Agustus 2025.
Gedung empat lantai yang pembangunannya rampung pada 2022 itu diketahui menelan anggaran fantastis. Namun baru beberapa bulan dipakai, fasilitas krusial seperti lift justru nyaris tidak beroperasi.
Berdasarkan pantauan TopikMaluku.com di lokasi, tak tampak tanda adanya suplai energi listrik pada lift. Panel indikator tidak menyala, pintu tidak merespons, dan tidak ada aktivitas teknis yang menunjukkan alat tersebut siap digunakan.
Akibatnya, sejumlah anggota DPRD Malteng serta para tamu harus mengakses ruang-ruang rapat melalui tangga darurat (fire escape). Beberapa terlihat mengeluhkan kondisi tersebut, terutama karena gedung terdiri dari empat lantai dan mobilitas anggota dewan cukup tinggi.
Hingga kini belum ada penjelasan resmi terkait penyebab lift tak berfungsi. Apakah itu akibat gangguan teknis, instalasi yang belum tuntas, kurang perawatan, atau masalah kelistrikan. Publik mempertanyakan bagaimana fasilitas mahal di gedung yang baru ditempati justru menunjukkan tanda-tanda ketidaksiapan.
Temuan ini memicu sorotan lebih luas soal kualitas proyek dan pengawasan pembangunan gedung DPRD Malteng. Warga menilai seharusnya seluruh fasilitas vital dipastikan berfungsi penuh sebelum gedung digunakan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan dari pihak Sekretariat DPRD maupun kontraktor pelaksana terkait dugaan macetnya lift tersebut.(TM-03)













