TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMaluku

Sekretaris Dinas Koperasi Maluku: Pengurus Koperasi Desa Merah Putih Jadi Ujung Tombak Ekonomi Desa Menuju Indonesia Emas 2045

Oplus_131072

Topik Maluku.com, MALTENG– Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Koperasi dan UKM menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tahun 2025 di Kabupaten Maluku Tengah. Kegiatan yang berlangsung dalam dua gelombang dan empat angkatan ini mengusung tema “SDM Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045.”

Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Maluku, Azmi Elly, S.Sos, dalam keteranganya saat di temui Awak media pada, Rabu (12/11/2025), menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDM). Program ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi rakyat hingga ke tingkat desa.

“Inpres ini melibatkan hampir 18 kementerian dan lembaga dalam rangka mempercepat pembentukan Koopdes dan Kelurahan Merah Putih. Tujuannya agar masyarakat di lapisan paling bawah dapat merasakan manfaat langsung dari pengelolaan ekonomi berbasis koperasi,” ujar Azmi.

Menurutnya, koperasi desa Merah Putih menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat secara terstruktur hingga ke akar rumput. Melalui lembaga koperasi yang kuat dan profesional, diharapkan kesejahteraan masyarakat desa meningkat, serta mendukung visi besar pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.

Pelatihan yang digelar di Kabupaten Maluku Tengah ini dibagi dalam dua gelombang dengan total lebih dari 350 peserta yang berasal dari seluruh desa di wilayah tersebut. Gelombang pertama yang berlangsung pada 6–8 November 2025 dengan dua angkatan (1 dan 2),
Sedangkan Gelombang kedua dilaksanakan pada 10–12 November 2025 untuk angkatan 3 dan 4.

Setiap desa mengirim dua perwakilan, yang terdiri dari ketua, bendahara, atau pengurus bidang organisasi koperasi. Peserta berasal dari seluruh kecamatan, termasuk wilayah kepulauan seperti Haruku, Saparua, Banda, Ambon, dan Jisira.

“Para pengurus KMP ini adalah ujung tombak yang bertanggung jawab terhadap tata kelola koperasi di daerahnya. Karena itu mereka harus dibekali pemahaman dan keterampilan yang memadai agar kehadiran Koopdes Merah Putih memberi dampak nyata bagi perbaikan ekonomi desa,” jelas Azmi.

Dalam kegiatan ini, peserta mengikuti total 24 Jam Pelajaran (JPL) yang dikemas dalam kombinasi pembelajaran tatap muka dan daring. Selain materi dari pejabat struktural Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Maluku, juga hadir narasumber dari universitas dan akademisi setempat.

“Kami juga melibatkan para dosen universitas di Maluku sebagai narasumber agar pelatihan ini memiliki kedalaman akademik sekaligus relevansi praktis,” kata Azmi.

Peserta juga diwajibkan mengikuti pelatihan lanjutan melalui platform daring Talenta Koperasi ID, milik Kementerian Koperasi dan UKM RI. Platform ini memungkinkan peserta untuk memperdalam kembali materi pelatihan secara mandiri.

“Talenta Koperasi ID ini adalah fasilitas resmi pemerintah. Jadi setelah pelatihan selesai, para pengurus bisa belajar lagi secara online agar kompetensinya terus meningkat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Azmi memastikan bahwa implementasi program Koperasi Desa Merah Putih sudah mulai berjalan di beberapa wilayah di Maluku Tengah. Bahkan, beberapa gerai koperasi telah dibangun dan siap beroperasi untuk mendukung pemasaran produk-produk lokal desa.

“Sudah ada beberapa titik gerai koperasi yang dibangun dan mulai beroperasi. Ini bukti bahwa program ini bukan sekadar pelatihan, tapi langsung diwujudkan dalam bentuk nyata di lapangan,” ungkapnya.

Azmi berharap kegiatan ini menjadi awal dari kebangkitan ekonomi desa melalui koperasi yang dikelola dengan profesionalisme tinggi dan semangat gotong royong.

“Kami ingin koperasi bukan hanya formalitas. Koperasi harus jadi motor penggerak ekonomi rakyat yang mandiri dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.(TM-03)


Follow TOPIKMALUKU.COM untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Chennel
TopikMaluku
error: Konten Dilindungi !