Topik Maluku.com, AMBON– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) Ambon menyambangi lokasi pengungsian korban kebakaran buntut konflik antarwarga Hitu-Hunuth, Kota Ambon. Kedatangan mereka sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus meninjau langsung kondisi para pengungsi.
Dalam kunjungannya, DPC Permahi Ambon mendengarkan keluhan serta kebutuhan para korban yang masih berada di pengungsian. Warga Desa Hunuth yang terdampak mengaku sangat membutuhkan bantuan, mulai dari pakaian, makanan, susu bayi, hingga perlengkapan sekolah untuk anak-anak.
“Banyak harapan yang disampaikan oleh para korban. Mereka sangat membutuhkan uluran tangan masyarakat Kota Ambon maupun pemerintah,” ujar perwakilan DPC Permahi Ambon dalam keterangannya yang di terima TopikMaluku.com, Jumat (22/8/2025).
Permahi juga memberikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Kota Ambon, Pemerintah Provinsi Maluku, serta aparat penegak hukum yang dinilai telah bekerja maksimal dalam meredakan konflik. Namun, mereka berharap pemerintah maupun masyarakat terus hadir memberikan bantuan yang dibutuhkan korban.
“Kami berharap pemerintah tidak hanya fokus pada penanganan konflik, tetapi juga memperhatikan kebutuhan dasar korban kebakaran. Ini penting agar mereka bisa segera bangkit,” lanjutnya.
Selain itu, DPC Permahi Ambon juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga keamanan, ketertiban, serta kerukunan. Mereka menekankan pentingnya hidup berdampingan dan memperkuat tali kekeluargaan demi mencegah konflik serupa terulang kembali.(TM-03)













