TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMaluku

Wujudkan Keadilan Sosial, ITPERMATA Ambon Apresiasi Pemkot Tual Bangun Puskesmas Rawat Inap di Tayando

Topik Maluku.com, AMBON— Ikatan Pelajar Mahasiswa Tayando Kota Ambon (ITPERMATA Ambon) menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Puskesmas Rawat Inap di Tayando, yang saat ini mulai dibangun oleh Pemerintah Kota Tual. Pembangunan ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Wali Kota Tual di Desa Tayando Yamtel, Kecamatan Tayando Tam.

Pembangunan fasilitas kesehatan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menjawab kebutuhan pelayanan dasar masyarakat di wilayah kepulauan yang selama ini tertinggal, khususnya di gugusan Pulau Tayando.

Pemerintah Kota Tual melalui Wali Kota Akhmad Yani Renuat, Wakil Wali Kota Amir Rumra, dan Ketua DPRD Kota Tual dinilai telah menunjukkan keberpihakan terhadap masyarakat kecil yang selama ini menghadapi kesulitan mengakses layanan medis.

“Kebijakan ini bukan hanya pembangunan fisik, tapi bentuk nyata kehadiran negara di wilayah terluar. Ini adalah wujud keadilan sosial,” kata Samil Rahareng, salah satu pengurus ITPERMATA Ambon, Sabtu (19/7/2025).

Menurut Samil, selama ini warga Tayando harus menempuh perjalanan laut selama berjam-jam untuk mendapatkan pelayanan medis dasar. Dengan adanya Puskesmas Rawat Inap di Tayando, masyarakat akan lebih terlindungi dan tidak lagi bergantung pada layanan kesehatan di pusat kota.

ITPERMATA Ambon juga menegaskan bahwa pembangunan fasilitas kesehatan harus dilihat sebagai pemenuhan hak dasar warga negara. Hal ini sejalan dengan amanat konstitusi yang menjamin hak atas kesehatan bagi setiap warga.

“Kami memandang ini sebagai jawaban atas jeritan masyarakat yang selama bertahun-tahun merasa ditinggalkan. Kesehatan adalah hak asasi yang wajib dipenuhi negara,” tegas Samil.

Selain menyampaikan apresiasi, ITPERMATA Ambon juga menyatakan komitmen untuk mengawal proses pembangunan Puskesmas Rawat Inap tersebut. Organisasi ini akan mendorong partisipasi masyarakat lokal, tokoh adat, tokoh agama, dan pemuda dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Mereka juga mendorong penggunaan tenaga kerja lokal serta penerapan kearifan lokal dalam pembangunan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat setempat.

“Puskesmas ini bisa menjadi katalisator perubahan sosial dan peningkatan kualitas hidup masyarakat kepulauan. Namun, itu hanya bisa tercapai jika pembangunan dilakukan secara inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Samil.

ITPERMATA menutup pernyataannya dengan menyerukan kepada seluruh masyarakat Tayando, baik yang tinggal di kampung maupun di perantauan, untuk bersama-sama mendukung dan mengawal program ini demi tercapainya kesejahteraan dan keadilan sosial bagi masyarakat kepulauan.(TM-03)


Follow TOPIKMALUKU.COM untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Chennel
TopikMaluku
error: Konten Dilindungi !