Topik Maluku.com, AMBON– Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Prof. Rachmat Pambudy, melakukan kunjungan kerja perdananya ke Maluku sejak dilantik sebagai Menteri dalam Kabinet Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto, Februari lalu. Kunjungan ini merupakan hasil dari lobi intensif Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, sebelum dan sesudah pelantikannya.
Mendarat melalui VVIP Room Bandara Pattimura, Kota Ambon, Senin pagi, 16 Juni 2025, Rachmat disambut hangat oleh Gubernur HL, jajaran Forkopimda, anggota DPD RI Novita Anakotta, Ketua Tim Penggerak PKK Maluku, dan Rektor Universitas Pattimura (Unpatti) Prof. Eddy Leiwakabessy.

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi percepatan pembangunan di wilayah timur Indonesia, khususnya Maluku. Selama dua hari di Kota Ambon, Rachmat dijadwalkan menjalani serangkaian agenda strategis, mulai dari peninjauan dapur produksi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Hative Besar hingga kunjungan ke SD Negeri 76 dan 45 di kawasan Wayame.
Agenda penting lainnya adalah pertemuan tertutup dengan Rektor dan civitas akademika Unpatti. Dalam forum itu, Unpatti memaparkan peran strategisnya sebagai Archipelago Center of Excellence (ACE) di kawasan timur Indonesia, sebuah konsep pengembangan kampus unggulan berbasis kemaritiman dan kepulauan.
Puncak kunjungan kerja Menteri Bappenas berlangsung di Aula Lantai VII Kantor Gubernur Maluku, tempat di mana Rachmat menyerahkan langsung Dokumen Rencana Induk (Masterplan) Pengembangan dan Penataan Kawasan Banda Neira dan Sekitarnya tahun 2025–2045 kepada Pemerintah Provinsi Maluku.
“Masterplan ini menjadi bagian dari komitmen nasional untuk menjadikan Banda Neira sebagai kawasan strategis pariwisata sejarah dan pusat studi maritim di timur Indonesia,” kata Rachmat dalam sambutannya.
Usai pertemuan bersama Pemprov, Rachmat dijadwalkan bersilaturahmi ke Markas Kodam XV/Pattimura, dilanjutkan dengan peninjauan ke Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tantui dan Jembatan Merah Putih (JMP) untuk melihat langsung rencana pembangunan jalan lingkar Teluk Ambon.
Guru Besar bidang Kewirausahaan dari Institut Pertanian Bogor itu akan mengakhiri rangkaian kunjungannya di Maluku pada Selasa pagi, 17 Juni 2025, dan bertolak ke Makassar, Sulawesi Selatan, melalui Bandara Pattimura.(TM-03)













