Pj Gubernur Minta ASN Hindari Penyakit Birokrasi saat Pimpin Apel Perdana

Ambon, – Sadali Ie memulai tugasnya sebagai Penjabat Gubernur Maluku dengan memimpin Apel Perdana bersama ASN dan Non ASN Pemerintah Daerah Provinsi Maluku yang berlangsung di Lapangan Merdeka Ambon, Selasa (30/4/24).

Dalam sambutannya, Sadali menyampaikan bahwa setelah dilantik sesuai Surat Keputusan Presiden Nomor 51/P Tahun 2024 Tanggal 25 April 2024 oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indoensia, tugasnya adalah mengisi kekosongan jabatan Gubernur Maluku, karena masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku periode 2019-2024 telah berakhir.

“Apel bersama pegawai ASN dan Non ASN ini menjadi kesempatan penting bagi Pemprov Maluku untuk memperkuat kesepahaman dengan seluruh Aparatur Negara, sekaligus mengevaluasi pelaksanaan pemerintahan tahun sebelumnya dan menentukan arah kerja ke depan,” ujarnya.

Oleh karena itu, Sadali meminta dukungan seluruh ASN di Lingkup Pemprov Maluku untuk bersama-sama bekerja keras membangun Maluku menjadi lebih sejahtera.

“Percepat Pembangunan, Hal ini hanya akan terjadi jika birokrasi dapat bergerak dengan cepat, akurat, terukur dan inovatif dalam mewujudkan visi dan misi Pemerintah Daerah,” tegasnya.

Sadali meminta agar peserta apel dapat menghindari penyakit birokrasi seperti manajemen anggaran yang tidak efektif dan efisien, perilaku malas, lambat, kurang disiplin, KKN dalam berbagai bentuk, indikasi mempertahankan status quo atau hanya ingin berada di zona nyaman, lebih memperhatikan hak dibanding kewajiban sebagai ASN, ego sektoral yang tinggi dan sulit bekerja sama serta penyakit birokrasi lainnya.

Beberapa bulan ke depan, kita akan menghadapi pelaksanaan PILKADA serentak, yaitu Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur, Bupati-Wakil Bupati serta Walikota-Wakil Walikota. Oleh karena itu, saya berharap kepada seluruh ASN Lingkup Pemprov Maluku untuk tidak terlibat dalam hal-hal diluar substansi tugas dan fungsi sebagai ASN, tidak berpolitik praktis, tetap meningkatkan disiplin dan kinerja, serta taat dan patuh akan ketentuan perundang-undangan yang mengatur tentang ASN,” pintanya Sadali.

Pada kesempatan itu, Titus F. L. Renwarin selaku Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Maluku bertindak sebagai Komandan Apel dan diikuti oleh Pejabat Eselon 2 di lingkup Pemprov Maluku dan sekitar 3000 peserta termasuk ASN dan Non ASN. (TM)

error: Konten Dilindungi !