TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMaluku

Hujan Deras, Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto Temui Mahasiswa yang Kecewa Dengan Pemerintah

Topik Maluku.com, JAKARTA– Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto menemui massa aksi mahasiswa di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut, Rabu (28/10/2026) malam.

Dalam pertemuan itu, mahasiswa menyampaikan kekecewaan terhadap pemerintah yang dinilai belum menangani persoalan kebakaran hutan secara memadai.

Dadang, yang merupakan mantan Kapolda Maluku, mendatangi massa di depan Menara UoB setelah sebagian peserta aksi mulai meninggalkan lokasi. Ia kemudian menggunakan pengeras suara untuk mengimbau mahasiswa mengakhiri aksi dan kembali ke rumah masing-masing.

“Terima kasih teman-teman atas aspirasinya hari ini, silakan kembali ke rumah masing-masing,” kata Dadang kepada massa.

TopikMalukuTopikMalukuTopikMaluku

Namun, sejumlah mahasiswa tidak langsung membubarkan diri. Mereka justru mendekati Dadang untuk menyampaikan keluhan dan meminta agar aspirasi mereka diteruskan kepada pemerintah.

Salah seorang peserta aksi mengaku sedih dan kecewa karena merasa tuntutan yang disampaikan selama berhari-hari belum mendapatkan perhatian serius.

“Kami tuh di sini sedih dan kecewa, Pak. Berhari-hari kami turun ke jalan. Pemerintah kita enggak pro ke rakyat. Kebakaran hutan empat bulan, enggak ada penanganannya,” ujar peserta aksi tersebut.

Mahasiswa lainnya meminta Dadang menjadi perantara untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada DPR maupun Presiden Prabowo Subianto.

“Bapak dengar dulu aspirasi mahasiswa. Karena kami enggak dapat sampaikan kepada DPR, enggak bisa juga kepada Presiden Prabowo. Bapak yang bisa menyampaikan,” ucapnya.

Menanggapi permintaan mahasiswa, Dadang menyebut aspirasi yang disampaikan di lokasi tersebut dapat diketahui publik melalui teknologi informasi. Menurutnya, massa tidak harus bergerak menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI) agar pesan mereka bisa didengar.

” Sekarang kan zaman IT. Semua kan mendengar dan melihat, pembicaraan kita ini sudah ter-cover dengan IT, tidak harus ke HI lho,” ujar Dadang.

Dialog tersebut berlangsung di tengah hujan deras. Sebelumnya, sejumlah peserta aksi terlihat berusaha mendekati barikade polisi dengan membawa water barrier dan kayu panjang. Polisi berjaga menggunakan perisai untuk menjaga jarak dengan massa.

Setelah dialog berlangsung, sebagian peserta aksi masih bertahan di depan Menara UoB. Polisi kemudian mengerahkan mobil pengurai massa yang disebut Raisa untuk membubarkan peserta aksi.

Pembubaran dilakukan setelah sebagian massa lebih dahulu meninggalkan lokasi. Pertemuan tersebut menjadi momen bagi mahasiswa untuk menyampaikan langsung kekecewaan mereka kepada Kapolda Metro Jaya.(TM-03)

📢 Ikuti TOPIKMALUKU.COM untuk dapatkan berita terbaru
⚠️ DISCLAIMER: Konten TOPIKMALUKU.COM dilindungi undang-undang. Dilarang mengutip, menyalin, memuat ulang sebagian atau seluruh isi artikel ini dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi TOPIKMALUKU.COM.

Hak Cipta TopikMaluku. Dilindungi undang-undang.

error: Konten Dilindungi !