TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMaluku

Sempat Hilang Kontak, Nelayan 63 Tahun Asal Banda Neira Ditemukan Selamat

Topik Maluku.com, MALTENG – Seorang nelayan bernama Hasanudin La Hasa (63), asal Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, yang sempat hilang kontak saat melaut, berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada Minggu (25/10/2026) malam.

Hasanudin sebelumnya dilaporkan pergi memancing menggunakan longboat pada Sabtu (24/10) sekitar pukul 04.30 WIT di sekitar perairan Pulau Suanggi. Namun, hingga keesokan harinya, ia belum kembali ke rumah.

Keluarga bersama masyarakat setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri. Karena belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban, pihak keluarga kemudian meminta bantuan tim SAR.

Koordinator Pos SAR Banda menerima laporan tersebut pada Minggu (25/10) pukul 09.05 WIT dari Mahridin. Menindaklanjuti laporan itu, Tim SAR Gabungan langsung dikerahkan untuk melakukan pencarian.

TopikMalukuTopikMalukuTopikMaluku

“Setelah menerima informasi tersebut, sekitar pukul 09.20 WIT, Tim SAR Gabungan dikerahkan menggunakan RIB menuju lokasi kejadian dengan jarak sekitar 15,18 mil laut dan arah 310 derajat atau barat laut dari Pos SAR Banda,” demikian keterangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon dalam siaran pers, Minggu (25/10/2026).

Pencarian berlangsung hingga malam hari. Sekitar pukul 19.50 WIT, Tim SAR Gabungan menerima informasi bahwa Hasanudin telah ditemukan oleh keluarganya pada pukul 19.46 WIT.

Korban ditemukan dalam keadaan selamat di sekitar perairan Pulau Run, dengan jarak sekitar 9,89 mil laut dari lokasi kejadian awal. Setelah ditemukan, Hasanudin dievakuasi menuju Desa Selamon, Pulau Banda, untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Berdasarkan keterangan korban, ia sempat berusaha kembali ke Banda. Namun, kabut asap yang menyelimuti perairan membuatnya kehilangan arah hingga akhirnya tiba di sekitar perairan Pulau Run.

Korban kemudian ditemukan oleh salah satu anggota keluarganya dan dievakuasi ke Pulau Banda.

Operasi pencarian dan pertolongan ini melibatkan sejumlah unsur, yakni Pos SAR Banda, Pos TNI Angkatan Laut (AL) Banda, Polairud Banda, serta masyarakat setempat. Adapun peralatan yang digunakan meliputi RIB milik Pos SAR Banda dan longboat masyarakat.

Selama operasi berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan berawan, dengan angin dari tenggara hingga barat laut berkecepatan 8 knot dan tinggi gelombang sekitar 0,5 meter.

Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.(TM-03)

 

📢 Ikuti TOPIKMALUKU.COM untuk dapatkan berita terbaru
⚠️ DISCLAIMER: Konten TOPIKMALUKU.COM dilindungi undang-undang. Dilarang mengutip, menyalin, memuat ulang sebagian atau seluruh isi artikel ini dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi TOPIKMALUKU.COM.

Hak Cipta TopikMaluku. Dilindungi undang-undang.

error: Konten Dilindungi !