Topik Maluku.com, MALTENG– Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Maluku Tengah mengapresiasi langkah pemerintah daerah dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah akibat cuaca ekstrem.
Ketua DPD KNPI Maluku Tengah, Yuslan Louhatu, mengatakan pemerintah daerah bersama pihak terkait terus berupaya mengendalikan titik api dan mencegah kebakaran meluas ke kawasan lain.
“Kami mengapresiasi komitmen Pemerintah Daerah Maluku Tengah yang terus melakukan koordinasi dan mengambil langkah-langkah penanganan kebakaran lahan di sejumlah wilayah. Kami melihat upaya ini sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam melindungi masyarakat dan menjaga lingkungan,” kata Yuslan kepada media, Minggu (25/10/2026).
Menurutnya, komunikasi dan koordinasi antarpihak menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan karhutla. Upaya tersebut juga diperlukan untuk menjaga keselamatan warga serta memastikan kondisi lingkungan tetap terkendali.
Yuslan mengungkapkan, berdasarkan informasi perkembangan penanganan yang diterimanya, upaya penanggulangan kebakaran lahan telah mencapai sekitar 90 persen.
Meski demikian, dia mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat pemerintah maupun masyarakat lengah. Pemantauan di lapangan tetap diperlukan untuk memastikan titik api benar-benar padam dan tidak kembali memicu kebakaran.
“Yang terpenting, kita jangan lengah. Sekalipun penanganan sudah menunjukkan perkembangan yang baik, kewaspadaan harus tetap dijaga. Pemerintah, masyarakat, aparat terkait, dan pemuda harus terus bersinergi agar kebakaran tidak kembali terjadi,” tegasnya.
Dia menilai kondisi cuaca ekstrem dapat meningkatkan risiko kebakaran, terutama pada lahan kering dan kawasan yang memiliki vegetasi mudah terbakar. Karena itu, penanganan karhutla tidak cukup hanya melalui pemadaman, tetapi perlu dilanjutkan dengan langkah pencegahan dan pengawasan secara berkelanjutan.
Selain mengapresiasi pemerintah daerah, KNPI Maluku Tengah mengajak masyarakat berperan aktif mencegah kebakaran lahan. Warga diminta menghindari pembakaran lahan secara sembarangan dan segera melaporkan kepada pihak terkait apabila menemukan titik api.
Yuslan menegaskan, penanganan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas di lapangan. Partisipasi masyarakat dibutuhkan agar upaya penanggulangan berjalan maksimal serta dampak kebakaran terhadap lingkungan dan aktivitas warga dapat diminimalkan.
Sebagai organisasi kepemudaan, KNPI juga mendorong generasi muda mengambil bagian dalam edukasi lingkungan, pencegahan kebakaran, dan upaya menjaga kelestarian alam di Maluku Tengah.
“Kami berharap komitmen Pemerintah Daerah Maluku Tengah ini terus dipertahankan. KNPI siap mendorong keterlibatan pemuda untuk mendukung upaya menjaga lingkungan dan membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap potensi bencana,” ujarnya.
Yuslan berharap penanganan kebakaran di seluruh titik terdampak segera dituntaskan sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman.
Dia menambahkan, apresiasi yang diberikan KNPI merupakan bentuk dukungan sekaligus dorongan agar pemerintah daerah terus memperkuat penanganan dan pencegahan karhutla.
Sinergi pemerintah daerah, aparat terkait, masyarakat, dan organisasi kepemudaan dinilai menjadi salah satu kunci untuk menghadapi ancaman cuaca ekstrem dan menjaga kondisi Maluku Tengah tetap aman serta kondusif.(TM-03)














