Ambon, Topik Maluku : SD Negeri 15 Kota Ambon terus mematangkan langkah strategis guna memastikan kesiapan peserta didik kelas VI menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2026 mendatang. Berbagai upaya dilakukan secara terencana dan terukur, mulai dari pelaksanaan les pemantapan intensif hingga penyiapan skema teknis pelaksanaan ujian.
Kepala SD Negeri 15 Ambon, Yolanda Tapilaha, menegaskan bahwa pihak sekolah telah lebih dulu menyepakati program persiapan bersama wali kelas dan dewan guru. Salah satu langkah awal yang ditempuh adalah pelaksanaan les pemantapan yang mulai digelar sejak pekan ini.
“Kami sengaja bergerak lebih awal, bahkan sebelum pertemuan resmi dengan orang tua siswa yang direncanakan pada Jumat mendatang. Kami melihat persiapan anak-anak membutuhkan perhatian ekstra dari semua pihak,” ujar Tapilaha saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (21/1/2026).
Menurutnya, sinergi antara sekolah, guru, dan orang tua menjadi kunci utama keberhasilan menghadapi TKA, mengingat karakter ujian ini masih relatif baru bagi siswa sekolah dasar. Tanpa dukungan bersama, hasil yang optimal sulit dicapai.
Peran Orang Tua Jadi Fokus Penguatan
Tapilaha mengungkapkan, sejak pertemuan akhir tahun ajaran lalu, pihak sekolah telah mengimbau orang tua agar lebih serius mengawasi jam belajar anak di rumah. Penggunaan telepon genggam yang berlebihan dinilai berdampak pada menurunnya minat baca dan konsentrasi belajar siswa.
“Buku harus kembali menjadi sumber utama belajar anak. Handphone boleh, tetapi harus dibatasi dan diawasi,” tegasnya.
Imbauan tersebut mendapat respons positif dari para orang tua yang menyatakan kesiapan mendukung program sekolah demi keberhasilan anak-anak mereka.
Target Seluruh Siswa Raih Hasil Optimal
Sebagai bentuk komitmen institusi, SD Negeri 15 Ambon menargetkan seluruh 36 siswa kelas VI dapat mengikuti TKA dengan hasil maksimal. Target ini bukan semata ambisi sekolah, melainkan juga harapan besar para orang tua.
Secara teknis, sekolah telah membekali siswa dengan buku latihan TKA yang disesuaikan dengan kemampuan anggaran dan telah dibagikan kepada seluruh peserta. Para guru pun mulai melakukan pendampingan belajar secara intensif guna memperkuat pemahaman siswa.
Meski TKA hanya mencakup dua mata pelajaran, yakni Matematika dan Bahasa Inggris, persiapan tetap dilakukan secara komprehensif. Hal ini karena materi tersebut juga menjadi fondasi penting dalam menghadapi Ujian Sekolah yang mencakup seluruh mata pelajaran.
Skema Shift Antisipasi Keterbatasan Perangkat
Dari sisi sarana prasarana, SD Negeri 15 Ambon saat ini memiliki 13 unit Chromebook. Dengan jumlah peserta TKA yang mencapai 36 siswa, sekolah merencanakan pelaksanaan ujian menggunakan sistem pembagian shift, sebagaimana pengalaman saat pelaksanaan asesmen kelas V sebelumnya.
Selain perangkat sekolah, dukungan tambahan dari perangkat milik guru juga telah dipertimbangkan sebagai solusi teknis agar pelaksanaan TKA berjalan lancar.
Optimisme Menuju Prestasi
Pihak sekolah optimistis seluruh tahapan persiapan dapat berjalan sesuai rencana. Dengan kerja sama semua pihak, siswa diharapkan mampu mengikuti TKA dan Ujian Sekolah secara optimal serta meraih hasil yang membanggakan bagi sekolah, orang tua, dan dunia pendidikan di Kota Ambon. (Imel)
Menuju TKA 2026, SD Negeri 15 Ambon Perkuat Les Pemantapan dan Dukungan Orang Tua










