Topik Maluku.com, MALTENG– Persoalan sengketa utang piutang antara Mas’ud Walalayo dan Ivan Rifaldy Tehuayo kembali memasuki babak baru. Kali ini, seorang pihak yang turut disebut dalam pusaran konflik, yakni Ibu Rati, memberikan klarifikasi terbuka terkait identitas, alur dana, hingga tanggung jawab masing-masing pihak.
Dalam keterangan tertulis yang diterima TopikMaluku.com, pada Minggu (11/01/26). Ibu Rati menegaskan bahwa hubungannya dengan para pihak tidak seperti yang selama ini berkembang di ruang publik.
Klarifikasi Identitas dan Hubungan Para Pihak
Ibu Rati menyebut, dirinya dengan Ivan Rifaldy Tehuayo hanya sebatas teman. Sementara dengan Mas’ud Walalayo, ia baru saling mengenal setelah diperkenalkan oleh Ivan saat rencana peminjaman uang berlangsung. Ia menjelaskan, pada 10 Februari 2025 dirinya menitipkan uang sebesar Rp26,3 juta kepada Ivan.
Uang tersebut, kata Rati, disampaikan Ivan akan digunakan untuk membeli proyek pembangunan talud di Negeri Yaputih dengan nilai proyek Rp200 juta, yang disebut-sebut “dibeli” seharga Rp20 juta. Sisa Rp6,3 juta diakui Ivan sebagai pinjaman dengan janji akan diganti pada minggu berikutnya.Dana itu, menurut Rati, sedianya akan ia gunakan untuk menutup tunggakan kreditnya di Bank BRI.
Klarifikasi Kredit di BRI Tehoru
Menjawab isu yang berkembang, Ibu Rati membenarkan bahwa dirinya memiliki kredit di BRI Tehoru. Ia mengakui kredit tersebut belum dapat dilanjutkan karena masih terdapat tunggakan, sehingga namanya masuk dalam sistem merah di bank.
Alur Dana Rp20 Juta
Soal alur dana Rp20 juta yang dipermasalahkan, Ibu Rati menyebut bahwa uang tersebut berasal dari Mas’ud Walalayo. Ia mengaku mengetahui alur masuknya dana tersebut, namun menegaskan tidak pernah menerima uang secara langsung dari Ivan untuk keperluan tersebut.
Isu Gadai Mobil
Terkait isu gadai mobil yang menyeret namanya, Rati dengan tegas menyatakan tidak pernah menggadaikan mobil, serta tidak pernah mengenal maupun bertemu dengan pihak yang disebut-sebut dalam proses gadai tersebut. Ia menyebut justru Saya cuman dengar saja dari mereka. Mas’ud Walalayo dan Ivan Tehuayo yang mengetahui soal gadai itu.
Dugaan Pinjaman Ivan ke Ibu Rati
Dalam klarifikasi ini, Rati juga membantah keras tudingan bahwa dirinya meminjamkan uang Mas’ud kepada Ivan.
Menurutnya, sebelum Mas’ud mentransfer dana, Ivan sudah lebih dulu menghubunginya dan menyampaikan Bahwa, jika Mas’ud Telepon bilang saja kamu butuh uang 20jt. Ivan kemudian meminta agar sisa dana ditransfer kembali kepadanya untuk membayar utangnya, karena pemilik uang disebut telah mengunggah pernyataan di media sosial.
Setelah Mas’ud mentransfer dana ke rekeningnya pada 10 Agustus 2025, Rati mengaku langsung diminta oleh Ivan untuk mentransfer kembali sebesar Rp9,5 juta ke rekening Ivan.
Ia menegaskan, dari total dana tersebut, dirinya hanya menggunakan Rp10,5 juta dan telah mengembalikannya kepada Mas’ud dalam waktu 20 hari, yakni pada 30 Agustus 2025, dengan total pengembalian sebesar Rp13,1 juta yang terdiri dari pokok Rp10,5 juta dan bunga Rp2,5 juta.
“Saya tegaskan, uang yang saya pinjam dari saudara Mas’ud sudah saya kembalikan beserta bunganya,” ujar Rati.
Perkembangan Kredit dan Tanggung Jawab
Soal kelanjutan kredit di bank, Rati mengakui prosesnya masih gagal karena adanya tunggakan. Ia menegaskan, tanggung jawab atas persoalan tersebut berada pada dirinya bersama Ivan Rifaldy Tehuayo.
Tanggapan atas Konflik
Menutup klarifikasinya, Rati mengaku prihatin atas konflik yang terjadi. Ia membantah tudingan bahwa dirinya menjadi pihak yang menyembunyikan kebenaran.
“Saya bersedia bertanggung jawab atas bagian saya, tapi bukan berarti menutup kesalahan pihak lain,” katanya.
Dalam pernyataannya, Ibu Rati secara terbuka meminta Ivan Rifaldy Tehuayo untuk segera melunasi utangnya kepada Mas’ud Walalayo agar mobil yang digadaikan bisa ditebus kembali.
Tak hanya itu, ia juga menagih Ivan untuk mengembalikan uang miliknya sebesar Rp26,3 juta yang, menurutnya, telah dipinjam sejak 10 Februari 2025.
“Jangan bersembunyi di balik jubah saya. Saudara Ivan Rifaldy Tehuayo harus membayar juga utang saya sebesar Rp26,3 juta,” tegasnya.(TM-03)













