TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMaluku

Bupati Zulkarnain Tutup Banda Heritage Festival 2025: “Banda Tetap Jadi Rumah Sejarah dan Nafas Budaya”

Topik Maluku.com, MALTENG– Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, resmi menutup Banda Heritage Festival 2025 dalam sebuah seremoni di Benteng Nassau, Banda Neira, Sabtu (29/11/2025) malam. Dalam sambutannya, Zulkarnain mengatakan bahwa seluruh rangkaian festival selama empat hari terakhir merupakan perjalanan yang penuh dengan jejak sejarah, nafas budaya, dan persona alam Banda yang tidak tertandingi.

“Hari ini kita berada di penghujung perayaan Banda Heritage Festival 2025. Sebuah perjalanan empat hari yang penuh dengan jejak sejarah, nafas budaya, dan persona alam Banda yang tiada duanya. Selama empat hari ini, Banda telah menjadi panggung dunia. Kita telah merayakan janggar budaya, nafas tradisi, kuliner rempah, musik, seni, hingga persona laut dan gunung yang membuat siapa pun jatuh cinta pada pulau kecil ini,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa festival ini bukan hanya rangkaian acara, tetapi deklarasi bersama bahwa Banda adalah warisan besar bangsa. “Tempat di mana sejarah dunia pernah berpusat, tempat budaya tumbuh dengan keagungan pendiri, dan tempat alam memahat keindahan yang membuat semua orang ingin kembali,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Zulkarnain juga menyampaikan apresiasi kepada Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah 20 Maluku, seluruh panitia kabupaten, panitia lokal Banda, aparat keamanan, para pelaku seni, komunitas muda, hingga masyarakat yang bekerja tanpa lelah demi suksesnya festival. Ia turut mengucapkan terima kasih kepada tamu dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta wisatawan dari berbagai daerah dan mancanegara yang meramaikan Banda selama berlangsungnya kegiatan.

Bupati juga mengingatkan bahwa pada tahun 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) akan melaksanakan Sensus Ekonomi. Ia meminta para pelaku usaha agar mempersiapkan diri dan memberikan data yang akurat demi pembangunan ekonomi Banda dan Maluku Tengah.

Mengutip pesan Bumsahir, Zulkarnain mengatakan, “Jangan mati sebelum ke Banda. Hari ini kita menambahkan makna baru: jangan hanya datang ke Banda, tetapi cintai, jaga, dan hiduplah bersama kisah besar yang dijaganya.”

Ia menutup sambutannya dengan menyatakan bahwa Banda akan selalu menjadi rumah sejarah, nafas budaya, dan persona alam bagi semua orang, sebelum kemudian membacakan dua pantun sebagai penutup resmi Banda Heritage Festival 2025 serta ia juga mengatakan sampai ketemu di Festival Tahun depan.(TM-03)


Follow TOPIKMALUKU.COM untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Chennel
TopikMaluku
error: Konten Dilindungi !