Topik Maluku.com, MALTENG – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Said Perintah Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, bersiap menggelar Wisuda Sarjana Strata Satu (S1) Tahun Akademik 2025/2026. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung Kamis, 6 November 2025, pukul 08.30 WIT di Gedung Baileo Ir. Soekarno, Masohi.
Wisuda kali ini akan diikuti oleh lulusan Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Angkatan ke-XXI dan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Angkatan ke-VIII. Momen tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan akademik kampus Islam tertua di jantung Kota Masohi itu.
Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir, SP., M.AP., melalui Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Kemasyarakatan, Zahlul Ikhsan, hadir mewakili Pemerintah Daerah Maluku Tengah dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, Zahlul menyampaikan pesan Bupati agar para sarjana muda menjadikan ilmu sebagai kekuatan untuk menggerakkan masyarakat dan membangun daerah.
“Wisuda ini bukan garis akhir, tetapi titik awal pengabdian yang sesungguhnya. Gelar yang Anda sandang hari ini bukan hanya simbol keberhasilan akademik, tetapi juga amanah untuk menjadi bagian dari perjalanan panjang membangun bangsa,” ujar Bupati dalam pidato tertulisnya.
Ia menekankan bahwa di era perubahan cepat seperti saat ini, tantangan utama bukan lagi sekadar mencari pekerjaan, melainkan menciptakan peluang.
“Bangsa ini butuh anak muda kreatif dan inovatif yang berani keluar dari zona nyaman. Jadilah pencipta, bukan hanya pencari pekerjaan. Jadilah pelaku yang memberi solusi, bukan penonton yang menunggu peluang datang,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah untuk terus mendorong lahirnya pendidikan vokasi dan program pemberdayaan berbasis keterampilan. Menurutnya, sumber daya manusia yang berkualitas bukan hanya diukur dari gelar, tetapi dari kemampuan memanfaatkan pengetahuan untuk menciptakan nilai tambah di tengah masyarakat.
Selain menyoroti peran lulusan, Bupati turut memberikan penghormatan kepada orangtua wisudawan yang telah berjuang dan berkorban hingga anak-anak mereka berhasil menyelesaikan pendidikan.
“Di balik toga dan senyum kegembiraan para wisudawan, ada tangan yang berdoa dan bahu yang menopang setiap harapan. Kebahagiaan ini milik para orangtua semua, pahlawan tanpa tanda jasa dalam keluarga,” ucapnya.
Bupati Zulkarnain juga memberikan apresiasi kepada civitas akademika STAI Said Perintah Masohi atas dedikasi dan komitmen dalam mencetak generasi muda Maluku Tengah yang cerdas, beretika, dan berdaya saing.
Acara wisuda tersebut diharapkan menjadi momentum lahirnya generasi sarjana Islam yang tidak hanya berilmu, tetapi juga siap berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kemajuan bangsa.
Menutup sambutan, Bupati menyampaikan sebuah pantun penuh makna:
“Berlayar perahu di laut biru,
Angin berhembus membawa harapan;
Sarjana muda, teruslah maju,
Bangun negeri dengan kerja dan tindakan.”
Dengan semangat itu, STAI Said Perintah Masohi meneguhkan langkahnya sebagai lembaga pendidikan Islam yang terus berkomitmen mencetak sarjana berkarakter, berdaya saing, dan berjiwa pengabdian bagi masyarakat.(TM-03)















