Topik Maluku.com, AMBON– Gubernur Maluku menegaskan komitmennya untuk memperkuat sistem layanan kesehatan yang inklusif dan merata di seluruh wilayah kepulauan.
Dalam pernyataannya, ia menyampaikan bahwa pada tahun 2024 integrasi data kesehatan melalui platform Satu Sehat ditargetkan mencapai 90 persen sebagai bagian dari upaya transformasi digital di sektor kesehatan.
“Kami mendorong percepatan capaian 90 persen integrasi Satu Sehat tahun ini, karena data yang terhubung menjadi kunci dalam tata kelola layanan kesehatan modern,” ujar Gubernur dalam pertemuan bersama jajaran dinas kesehatan kabupaten/kota.
Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya pengembangan layanan telemedicine di 11 kabupaten/kota di Maluku guna menjawab tantangan geografis daerah yang didominasi wilayah kepulauan.

Ia juga mengumumkan rencana pengoperasian Rumah Sakit Bergerak yang ditargetkan mulai berjalan pada tahun 2026 bekerja sama dengan TNI Angkatan Udara. Program ini diprioritaskan untuk menjangkau wilayah 3T (Tertinggal, Terluar, dan Terdepan).
“Kami bersyukur atas hadirnya program RS representatif ini, namun saya tekankan bahwa infrastruktur saja tidak cukup. RS akan berjalan maksimal bila SDM-nya tersedia. Kami mendorong kesejahteraan dokter, tapi juga mengetuk nurani mereka untuk mau hadir dan melayani rakyat di pulau-pulau,” tegas Gubernur.
Ia juga mengingatkan bahwa Maluku merupakan salah satu dari delapan provinsi yang turut membidani lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh karena itu, menurutnya, sudah selayaknya pemerintah pusat memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan sistem kesehatan yang adil dan merata di wilayah kepulauan.
“Ini bukan sekadar soal akses layanan, tetapi juga soal keadilan sosial. Maluku punya sejarah penting dalam NKRI, dan kami menantikan langkah konkret dari pusat untuk memperkuat kesehatan rakyat kami,” pungkasnya.
Pernyataan ini menegaskan bahwa isu kesehatan di Maluku tidak hanya soal fasilitas, tapi juga komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan yang manusiawi dan berkelanjutan di tengah tantangan geografis.(TM-03)













