Topik Maluku.com, AMBON -Kondisi jalan utama menuju Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Leimena Jl. R. Suprapto No.123, Rumah Tiga, Kec. Tlk. Ambon, Kota Ambon, Maluku, menuai keluhan warga. Sejumlah lubang menganga di sepanjang ruas jalan tersebut, terutama di tikungan-tikungan tajam yang kerap dilalui kendaraan pengangkut pasien dan ambulans.
Pantauan TopikMaluku.com, Kamis (19/06/25), lubang-lubang di jalan tersebut terlihat jelas di jalur vital yang menghubungkan pusat kota dengan kawasan pesisir Leimena. Aspal terkelupas di berbagai titik, menyebabkan pengendara harus melambat atau berbelok mendadak, menimbulkan potensi kecelakaan lalu lintas.

Meski terlihat berlubang, sebuah mobil berpelat merah dengan nomor polisi DE 1 DM tersebut yang diketahui merupakan kendaraan dinas Ketua DPRD Provinsi Maluku yang sedang menjemput Bupati Buru yang tengah menjalani pemeriksaan medis di RSUP Leimena pada Rabu (18/06/25) kemarin .
“Kami sudah sering sampaikan kondisi ini ke pihak terkait, tapi belum ada respons. Ini jalan ke rumah sakit rujukan terbesar di Maluku, tapi seperti tidak dianggap penting,” ujar seorang pengendara, Rizal T., yang rutin melintas di jalan tersebut.
Warga menyayangkan tidak adanya upaya konkret dari Pemerintah Provinsi Maluku maupun Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) untuk segera melakukan perbaikan. Padahal, jalur ini merupakan akses utama bagi kendaraan medis dan pasien dari kawasan sekitar Ambon.
Sejauh ini, belum ada tanggapan resmi dari Dinas PUPR Maluku maupun BPJN terkait kondisi jalan rusak tersebut. Masyarakat berharap perbaikan segera dilakukan mengingat pentingnya fungsi jalan tersebut dalam layanan kesehatan publik.
“Kondisi ini tidak hanya membahayakan pengguna jalan, tapi juga memperlambat layanan emergensi. Jangan tunggu jatuh korban dulu baru bergerak,” kata Rosita, warga sekitar RSUP Leimena.
Pemerintah diminta untuk lebih peka terhadap infrastruktur vital, terutama yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik seperti akses ke rumah sakit. Hingga berita ini di terbitkan pihak BPJN belum memberikan keterangan apapun.(TM-03)













