TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMaluku

Bandara Pattimura Kampanyekan Budaya Rawat Fasilitas untuk Tingkatkan Kualitas Layanan

Ambon , Topik  Maluku ; Bandar Udara Internasional Pattimura Ambon mengampanyekan budaya merawat fasilitas kepada pengguna jasa dan pekerja di lingkungan bandara sebagai upaya menjaga kualitas layanan sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan tertata.

General Manager Bandar Udara Internasional Pattimura Ambon Johan Seno Acton di Ambon, Kamis (13/8), mengatakan fasilitas bandara merupakan tanggung jawab bersama sehingga diperlukan kesadaran dan kedisiplinan seluruh pihak untuk menjaganya.

“Bandara adalah rumah bersama. Dengan merawat fasilitas seperti toilet dan area publik lainnya, kita turut menjaga kenyamanan perjalanan setiap orang,” katanya.

Ia menjelaskan kampanye tersebut dilakukan menyusul adanya dugaan pemborosan air, pembuangan sampah yang tidak pada tempatnya, serta hilangnya sejumlah fasilitas sanitasi di beberapa titik toilet di area kargo.

Karena itu, manajemen Bandara Pattimura mengingatkan seluruh mitra kerja, khususnya yang beraktivitas di area kargo dan wilayah airside, untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang tersedia.

Terdapat tiga hal utama yang ditekankan dalam kampanye tersebut, yakni menghemat energi dan air, menjaga inventaris, serta mencegah kerusakan fasilitas dan lingkungan.

Pengguna fasilitas diingatkan untuk memastikan keran air tertutup sempurna setelah digunakan sehingga tidak terjadi pemborosan air bersih.

Selain itu, seluruh pihak dilarang melepas, merusak, maupun memindahkan fasilitas bandara, seperti keran air, tempat sampah, dan berbagai inventaris lainnya dari lokasi yang telah ditentukan.

Manajemen juga mengimbau pengguna toilet untuk menggunakan tisu secukupnya dan membuangnya ke tempat sampah guna mencegah penyumbatan pada wastafel maupun kloset.

Johan menegaskan kebiasaan sederhana tersebut merupakan bagian dari profesionalisme dan turut menentukan kualitas pelayanan di lingkungan bandara.

“Kami percaya bahwa kedisiplinan kecil seperti mematikan keran air, menjaga aset tetap di tempatnya, dan membuang tisu pada tempatnya adalah cerminan dari profesionalisme kita bersama,” ujarnya.                                  

Menurut dia, layanan prima tidak hanya ditentukan oleh petugas, tetapi juga oleh kondisi lingkungan dan fasilitas yang digunakan bersama.

Ia berharap kampanye tersebut dapat membangun rasa memiliki dan kebanggaan seluruh pihak terhadap Bandara Pattimura sebagai salah satu pintu gerbang utama Provinsi Maluku.

“Mari wujudkan Bandara Pattimura yang bersih, indah, dan menjadi pintu gerbang Maluku yang membanggakan,” katanya.

Manajemen Bandara Pattimura optimistis sinergi dan kesadaran kolektif antara pengelola, pekerja, mitra usaha, dan pengguna jasa dapat menjaga kebersihan serta keandalan fasilitas bandara sehingga memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi masyarakat.

📢 Ikuti TOPIKMALUKU.COM untuk dapatkan berita terbaru
⚠️ DISCLAIMER: Konten TOPIKMALUKU.COM dilindungi undang-undang. Dilarang mengutip, menyalin, memuat ulang sebagian atau seluruh isi artikel ini dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi TOPIKMALUKU.COM.

Hak Cipta TopikMaluku. Dilindungi undang-undang.

error: Konten Dilindungi !