TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMalukuTopikMalukuTopikMaluku

Perluasan Jaringan Internet Buru Selatan Masih Terkendala Geografi

Ambon, Topik Maluku : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru Selatan kembali mengangkat persoalan serius keterbatasan jaringan internet yang hingga kini belum teratasi. Sejumlah wilayah masih masuk kategori blank spot, sehingga layanan publik berbasis digital tidak berjalan optimal.
Wakil Bupati Buru Selatan, Gerson Eliaser Selsily, menegaskan keterbatasan akses internet berdampak langsung pada sektor vital seperti kesehatan, pendidikan, dan pemerintahan yang kini bergantung pada sistem daring.
“Di beberapa wilayah, seperti Kepala Madan, petugas harus menempuh perjalanan ke Arbuaya hanya untuk mengirim laporan. Ini jelas tidak efisien dan menyita waktu,” kata Selsily kepada wartawan di Ambon, Minggu (8/2/2026).
Ia mencontohkan, operator puskesmas kerap kesulitan mengirim laporan pelayanan kesehatan, termasuk data EPPGBM, karena harus mencari titik tertentu yang memiliki sinyal. Ironisnya, akses menuju lokasi tersebut sering terhambat kondisi jalan, jembatan, cuaca ekstrem, hingga gelombang laut.
Pemkab Buru Selatan, lanjut Selsily, sebenarnya telah mengantisipasi persoalan ini melalui visi-misi kepala daerah, salah satunya dengan menghadirkan layanan internet berbasis satelit seperti Starlink. Namun, solusi tersebut dinilai belum menjawab kebutuhan secara menyeluruh.
“Starlink memang membantu, tetapi jangkauannya terbatas pada titik-titik tertentu. Sementara digitalisasi sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya.
Kondisi serupa juga dialami wilayah lain, seperti Fena Fafan Kepala Madan, Ambalau, hingga sejumlah desa terpencil di Namrole. Akses internet masih terbatas dan belum merata.
Pemkab Buru Selatan pun berharap adanya perhatian lebih serius dari pemerintah pusat serta operator telekomunikasi, termasuk Telkomsel dan operator lainnya, untuk memperluas infrastruktur jaringan di wilayah tersebut.
Menanggapi hal itu, Chandra Saranga, Manager Network Operations and Productivity Telkomsel Ambon, mengatakan Telkomsel berkomitmen untuk terus mendorong pemerataan layanan telekomunikasi di seluruh wilayah Maluku, termasuk daerah terpencil dan pelosok.
“Terkait permintaan peningkatan jaringan di Kecamatan Kepala Madan, Leksula, dan Fena Fafan, wilayah tersebut saat ini telah terlayani jaringan melalui program BAKTI Komdigi. Telkomsel juga sebelumnya telah melakukan berbagai upaya pemenuhan layanan,” ujar Chandra saat ditemui di ruang rapat, Senin (9/2/2026).
Namun demikian, ia mengakui terdapat kendala teknis, khususnya pada sisi transmisi radio akibat kondisi geografis berupa pegunungan, sehingga sinyal belum dapat menjangkau wilayah secara optimal.
“Ke depan, Telkomsel akan terus mengembangkan dan meningkatkan kualitas jaringan secara berkelanjutan dengan mempertimbangkan aspek teknis, efektivitas jaringan, serta kondisi geografis setempat agar layanan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan bagi masyarakat,” pungkasnya.


Follow TOPIKMALUKU.COM untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Chennel
TopikMaluku

Hak Cipta TopikMaluku. Dilindungi undang-undang.

error: Konten Dilindungi !