TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMalukuTopikMalukuTopikMaluku

Wali Kota Tual Gaungkan Semangat “Daerah Bersaudara” di Festival Pesona Meti Kei

Tual, Topik Maluku : Di tengah semarak Festival Pesona Meti Kei 2025 yang digelar di Langgur, Wali Kota Tual, H. Akhmad Yani Renuat, S.Sos., M.Si., M.H., tampil dengan pesan penuh makna: memperkuat persaudaraan dan kerja sama regional demi kemajuan bersama Maluku Tenggara Raya.
Dalam sambutannya di puncak acara yang berlangsung pada 27 Oktober, Renuat menyampaikan apresiasi mendalam kepada Bupati Maluku Tenggara, H. M. Thaher Hanubun, beserta jajaran pemerintah daerah yang telah sukses menggelar festival budaya kebanggaan masyarakat Kei itu.
“Kehadiran kita di sini bukan sekadar silaturahmi, tetapi kolaborasi yang memberi inspirasi bagi kemajuan bersama. Semangat kebersamaan ini menjadi energi positif untuk membangun budaya, ekonomi, dan pariwisata daerah,” ujarnya disambut tepuk tangan para undangan.
Renuat menekankan pentingnya membangun sinergi antardaerah, terutama antara Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, yang sejak lama terikat dalam satu sejarah, budaya, dan nilai sosial yang sama. Ia bahkan menggagas konsep “regional city” — sebuah kawasan yang saling menopang untuk tumbuh bersama.
“Kalau dua kota bisa disebut sister city, maka satu kota dan satu kabupaten seperti kita pantas disebut daerah bersaudara,” tegasnya.
Menurutnya, format kerja sama lintas wilayah ini dapat menjadi model baru bagi pengembangan kawasan tenggara Maluku. Ia optimistis, kolaborasi tersebut akan menarik partisipasi daerah lain seperti Kabupaten Kepulauan Aru, guna memperkuat jejaring pembangunan dan pariwisata di kawasan itu.
“Ketika format kerja sama ini dibangun dengan kombinasi yang baik, saya yakin Pak Bupati Aru dan rekan-rekan dari wilayah sekitar akan bergabung. Karena kita semua memiliki orientasi yang sama, yakni kemajuan Maluku Tenggara Raya,” tambahnya penuh semangat.
Tak berhenti di situ, Renuat juga membuka peluang untuk pertemuan lanjutan antarpemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun nasional. “Pada waktunya nanti, kita bisa bertemu di Jakarta atau di tempat lain untuk melanjutkan pembahasan ini secara teknis dan lebih mendalam,” ujarnya.
Festival Pesona Meti Kei sendiri kembali menjadi magnet budaya yang mempererat tali persaudaraan dua wilayah bersaudara, Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara. Lebih dari sekadar ajang pariwisata, festival ini menjadi ruang pertemuan yang sarat nilai persatuan dan kebanggaan daerah.
Menutup sambutannya, Wali Kota Tual mengundang seluruh masyarakat Kei untuk datang dan merasakan kehangatan Kota Tual. “Apabila suatu waktu Bapak-Ibu berlayar menuju pulau-pulau Kei, Ambon, atau wilayah sekitar, Kota Tual siap menyambut dengan tangan terbuka. Rumah kami adalah rumah Bapak-Ibu juga,” pungkas Renuat, menutup dengan senyum penuh persaudaraan.


Follow TOPIKMALUKU.COM untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Chennel
TopikMaluku

Hak Cipta TopikMaluku. Dilindungi undang-undang.

error: Konten Dilindungi !