TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMaluku

Seorang Pemuda Dibacok Usai Keributan Pesta Wisuda, Korban Jalani Operasi Besar di RS Bhayangkara Ambon.

Topik Maluku.com, AMBON – Keributan antar-kelompok pemuda di kawasan Desa Batumerah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Selasa (18/11/2025) Malam, berujung pada aksi penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam). Seorang pemuda bernama Gozi Rumain (23) mengalami luka robek serius di beberapa bagian tubuh setelah ditebas parang oleh dua pelaku tak dikenal.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02:00 WIT di Lorong Putri, Desa Batumerah. Dari Laporan resmi kejadian yang disampaikan Kapolresta Pulau Ambon & P.P Lease Kombes Pol Dr. Yoga Putra Prima Setya, S.I.K., M.I.K., kepada TopikMaluku.com, Rabu (19/11/25).

Peristiwa ini Berawal dari Pesta Wisuda yang Berujung Keributan. Menurut keterangan saksi, sebelumnya korban bersama rekannya menghadiri acara joget pesta wisuda seorang warga bernama Febriyanti Soleman di Lorong Galon, kawasan Wara, Desa Batumerah. Sekitar pukul 02.00 WIT, suasana acara berubah ricuh setelah seorang pemuda bernama Ismail Usemahu (20) dipukul oleh orang tak dikenal yang diduga dalam kondisi mabuk.

Tidak terima dipukul, Ismail memanggil sejumlah rekannya hingga terjadi aksi saling lempar batu antara dua kelompok pemuda yang diduga dari kelompok Kailolo dan kelompok pemuda asal Geser. Bentrokan spontan itu membuat massa terkonsentrasi di depan Lorong Putri.

Dari laporan Polresta P. Ambon dan P.P Lease yang di Terima TopikMaluku.com. bahwa, Saksi bernama Riski Rumain (20) menjelaskan. Setelah keributan membuat pesta ditutup, ia bersama Gozi dan tiga rekannya (Mato, Alfin, dan Parja) berjalan meninggalkan lokasi menuju depan SMP Muhammadiyah.

Saat tiba di depan sekolah, mereka melihat sekitar 20 orang pemuda telah berkumpul. Kelompok itu langsung mengeroyok Gozi. Tidak melawan, korban dan saksi memilih melarikan diri menuju Lorong Putri, sementara tiga rekan lainnya terpencar.

Namun saat mendekati Masjid Nurul Iman, dua pemuda berboncengan motor mengejar mereka. Pemuda yang dibonceng turun sambil membawa parang panjang.

“Pelaku langsung menebas korban dari belakang mengenai kepala, sampai korban jatuh. Saat korban jatuh, pelaku kembali menebas korban,” ujar Riski dalam laporan.

Riski yang panik berteriak minta tolong, membuat kedua pelaku melarikan diri. Ia kemudian menggendong korban yang sudah bersimbah darah.

Korban yang bernama Gozi Rumain, mengalami beberapa luka robek dalam, di antaranya. Dahi kiri–telinga, panjang 14 cm, lebar 2,3 cm, dalam 1,5 cm, hingga terlihat dasar tulang. Dahi depan kiri. panjang 10 cm, lebar 4 cm, dalam 1,7 cm. Lengan kiri. panjang 7,5 cm, lebar 2,6 cm, dalam 1,1 cm mengenai otot..Pinggang kiri. panjang 12,5 cm, lebar 1,1 cm, dalam 0,7 cm.

Usai Mendapat Laporan tersebut, Pukul 02.25 WIT, Wakapolresta Ambon bersama Kabag Log, PRC, Polsek Sirimau, dan personel lain tiba di TKP dan langsung mengevakuasi korban menggunakan mobil patroli ke RS Bhayangkara Ambon. sekitar pukul 02.35 WIT Korban yang dibawa menggunakan Mobil Patroli tiba di RS untuk mendapat penanganan medis darurat.

bukan hanya itu, adapun Laporan lanjutan yang diterima Kapolresta pada pukul 16.35 WIT bahwa korban telah menjalani operasi.

“Korban Gozi Rumain telah selesai menjalani operasi dan dipindahkan ke Ruang Merpati RS Bhayangkara untuk perawatan lanjut. Proses operasi berjalan lancar, kondisi korban stabil,” demikian laporan resmi yang disampaikan petugas jaga kepada pimpinan.

Hingga laporan terakhir disampaikan, situasi Kamtibmas di area Lorong Putri dan sekitarnya dilaporkan kondusif dan terkendali, dengan pengamanan dari personel PRC, Sat Intelkam, dan Polsek Sirimau.

Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap identitas para pelaku serta memetakan keterlibatan dua kelompok pemuda yang terlibat keributan awal.(TM-03)


Follow TOPIKMALUKU.COM untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Chennel
TopikMaluku
error: Konten Dilindungi !