Topik Maluku.com, AMBON– Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur G. Watubun, menilai Gereja Protestan Maluku (GPM) memiliki peran strategis dalam menjaga harmoni sosial di daerah. Ia berharap GPM terus menjadi mitra pemerintah dalam menciptakan kedamaian dan kesejahteraan masyarakat Maluku.
Hal tersebut disampaikan Benhur jelang pelaksanaan Sidang Sinode ke-39 GPM yang digelar dalam waktu dekat. Menurutnya, sidang sinode bukan hanya agenda internal gereja, tetapi juga memiliki dampak sosial yang luas.
“GPM tidak hanya berbicara soal gereja dalam dimensi spiritual, tapi juga hadir dalam pelayanan sosial dan kemanusiaan. Karena itu GPM adalah mitra strategis Pemerintah Daerah,” ujar Benhur dalam keterangan tertulis, Senin (13/10/2025).
Benhur menilai masyarakat Maluku yang majemuk membutuhkan peran tokoh agama dan lembaga keagamaan untuk menjaga persatuan. Ia menyebut tema sidang sinode tahun ini, ‘Anugerah Allah Melengkapi dan Meneguhkan Gereja Menuju Satu Abad GPM’ sebagai pengingat pentingnya keteguhan iman di tengah tantangan zaman.
“Kita hidup di era penuh dinamika. Gereja harus tetap kuat dalam panggilan pelayanannya, hadir membawa berkat dan harapan,” lanjutnya.
Politikus PDI Perjuangan itu juga memberikan apresiasi kepada seluruh pelayan dan warga jemaat GPM yang selama ini dianggap berkontribusi nyata dalam menciptakan kerukunan antarumat beragama di Maluku.
“DPRD Maluku terus membuka ruang kolaborasi dengan GPM, bukan hanya pada urusan kerohanian, tapi juga kemanusiaan dan pembangunan moral,” tegasnya.
Benhur berharap Sidang Sinode ke-39 menghasilkan keputusan yang berdampak bagi peningkatan pelayanan gereja serta menjawab persoalan sosial masyarakat seperti kemiskinan, pendidikan, dan ketimpangan pembangunan.
“Pemerintah dan gereja harus tetap berjalan berdampingan demi kesejahteraan rakyat. Mari rawat persaudaraan dan bangun Maluku yang aman dan rukun,” tutupnya.(TM-03)















