TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMalukuTopikMalukuTopikMaluku

Penertiban Pasar Mardika Ambon Ricuh, Pedagang Sebut Janji Gubernur Maluku

Topik Maluku.com, AMBON– Aksi penertiban lapak di kawasan Pasar Mardika Ambon oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada Jumat (10/10/2025) berujung ricuh. Para pedagang yang menolak direlokasi meluapkan kekecewaan hingga memprotes keras kebijakan tersebut. Bahkan, mereka menyinggung janji Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa yang dinilai belum ditepati.

Dari pantauan TopikMaluku.com, di lokasi, suasana memanas saat petugas Satpol PP mencoba menertibkan sejumlah lapak yang dianggap berada di area terlarang. Pedagang yang merasa tidak mendapatkan keadilan pun melawan. Mereka berteriak dan memblokade jalan masuk pasar.

“Suara hati rakyat menjerit! Katong ini cuman rakyat jelata yang bajual siang malam untuk hidup!” teriak salah satu pedagang yang kesal.

Pedagang lain memprotes petugas Satpol PP yang dianggap hanya menjalankan perintah tanpa memikirkan nasib mereka.

“Kamong ini cuman datang terima gaji! Mana janji Gubernur Maluku untuk katong? ” teriak pedagang di tengah kerumunan.

Upaya petugas Satpol PP untuk menenangkan situasi tidak membuahkan hasil. Ketegangan semakin meningkat karena para pedagang menolak direlokasi tanpa kejelasan tempat berjualan yang baru.

Sejumlah pedagang mengaku selama ini sudah berkali-kali mengeluhkan kebijakan relokasi yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat kecil. Mereka menuding pemerintah hanya mencari alasan untuk membersihkan pasar, namun tidak memberi solusi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Provinsi Maluku maupun Gubernur Hendrik Lewerissa terkait aksi penertiban yang menuai protes tersebut.(TM-03)


Follow TOPIKMALUKU.COM untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Chennel
TopikMaluku

Hak Cipta TopikMaluku. Dilindungi undang-undang.

error: Konten Dilindungi !