TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMaluku

Feri Hitu–Luhu Belum Beroperasi Setiap Hari, Warga Keluhkan Akses Transportasi

Oplus_131072

Topik Maluku.com, AMBON– Layanan kapal feri rute Hitu (Maluku Tengah) – Luhu (Seram Bagian Barat) hingga kini belum beroperasi setiap hari. Kondisi ini membuat warga mengeluh karena akses transportasi laut yang menjadi penghubung vital antarwilayah menjadi terbatas.

Padahal, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa sebelumnya sudah menegaskan akan mengaktifkan kembali jalur penyebrangan tersebut. Rencana itu bahkan mendapat dukungan dari DPRD Maluku karena dianggap mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat di Jazirah Leihitu maupun Huamual.

Anggota DPRD Maluku, Wahid Laitupa, menyatakan pihaknya akan terus mengawal agar pelayaran feri segera terealisasi penuh.

“Kalau berjalan lancar, masyarakat di Leihitu maupun Huamual bisa lebih mudah mengangkut hasil bumi, dan roda ekonomi akan lebih hidup,” ujarnya.

Saat ini, pengelolaan kapal feri berada di bawah Perusahaan Daerah (PD) Panca Karya. Namun, perusahaan tersebut disebut tengah menghadapi persoalan keuangan yang berimbas pada layanan transportasi.

Gubernur Hendrik Lewerissa mengaku sudah memerintahkan dinas teknis terkait untuk mempercepat pengoperasian penuh.

“Saya sudah minta agar kendala administrasi segera dibereskan supaya kapal bisa beroperasi normal,” kata Hendrik dalam safari Ramadan di Negeri Hitu, awal Maret lalu.

Masyarakat berharap layanan penyebrangan Hitu–Luhu bisa segera aktif setiap hari. Jalur laut ini dianggap sangat penting, tidak hanya untuk menunjang aktivitas ekonomi, tetapi juga kebutuhan pendidikan hingga layanan kesehatan antarwilayah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PD Panca Karya maupun instansi teknis terkait belum memberikan keterangan resmi terkait kapan layanan penyebrangan akan beroperasi normal setiap hari.(TM-03)


Follow TOPIKMALUKU.COM untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Chennel
TopikMaluku
error: Konten Dilindungi !