Topik Maluku.com, SERANG BANTEN– Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta Biro Banten bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers mendesak polisi segera menangkap seluruh pelaku pengeroyokan wartawan di kawasan PT Genesis Regeneration Smelting, Kabupaten Serang, Banten.
Sejauh ini, polisi baru mengamankan dua orang pelaku yang diketahui merupakan petugas keamanan perusahaan.
“Jangan ada impunitas bagi oknum kepolisian yang terlibat,” kata Koordinator AJI Jakarta Biro Banten, Muhamad Iqbal, dalam keterangan tertulis, Minggu yang di terima TopikMaluku.com, (24/8/2025).
Peristiwa pengeroyokan terjadi saat sejumlah jurnalis meliput inspeksi mendadak (sidak) Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) di pabrik tersebut. Perusahaan yang berlokasi di Kecamatan Jawilan itu diduga melanggar aturan pengelolaan limbah B3.
Menurut salah satu korban, Rasyid Sidik, jurnalis Bantennews, insiden terjadi setelah pejabat KLH meninggalkan lokasi sidak. Delapan wartawan dari berbagai media langsung diserang secara brutal.
“Ada yang berpakaian Brimob, ada ormas, juga pihak keamanan perusahaan. Mereka memukul, menghalangi, sampai mengeluarkan golok dan senjata tajam saat kami mencoba kabur,” ungkap Rasyid.
Beberapa jurnalis mengalami luka cukup serius dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara lainnya terpaksa menyelamatkan diri dengan berlari sejauh beberapa kilometer. Bahkan, Deputi Penegakan Hukum KLH disebut ikut menjadi korban dalam insiden itu.
Hingga kini polisi masih memburu pelaku lain yang diduga terlibat. AJI dan LBH Pers menegaskan agar aparat kepolisian mengusut tuntas kasus kekerasan terhadap jurnalis tersebut.(TM-03)













