TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMaluku
TopikMalukuTopikMalukuTopikMaluku

Ribuan Pendemo Geruduk DPRD Maluku, Benhur Watubun Janji Tindaklanjuti Tuntutan

oppo_0

Topik Maluku.com, AMBON– Sekitar seribu massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Maluku menggelar demonstrasi di depan Kantor DPRD Provinsi Maluku, Senin (1/9/2025). Mereka datang menyuarakan enam tuntutan, mulai dari pengawasan DPRD hingga kriminalisasi aktivis lingkungan.

Massa aksi yang terdiri dari berbagai OKP dan mahasiswa lintas universitas itu ditemui langsung Ketua DPRD Maluku, Benhur G. Watubun, bersama Wakil Ketua DPRD Jhon Lewerissa, Asis Sangkala, Fauzan Renwarin Rovik Akbar Afifudin, yang ikut serta duduk bersama pendemo di tangga gedung dewan.

Dalam orasinya Aksi massa, mereka menuntut DPRD Maluku menjalankan fungsi pengawasan, legislasi, dan anggaran secara serius terhadap berbagai persoalan di Maluku. Mereka juga meminta DPRD menyediakan sarana informasi yang transparan bagi masyarakat, serta segera merumuskan Perda tentang Perlindungan Masyarakat Adat.

Selain itu, pendemo menuntut pembebasan dua aktivis lingkungan, Satrio Ardi dan Husni Mahulauw, yang ditangkap saat demonstrasi tambang Haya.

“Kriminalisasi terhadap aktivis lingkungan hidup bertentangan dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 119/PUU-XXIV/2025,” teriak salah satu orator.

Massa juga mendesak DPRD Maluku meminta Polda Maluku menertibkan seluruh tambang ilegal sesuai pasal 35 dan 158 UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Minerba.

Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun, menegaskan pihaknya menerima tuntutan tersebut dan akan menindaklanjutinya.

“Kami akan memberikan tanggapan resmi setelah melakukan rapat koordinasi beberapa hari ke depan,” ujarnya di hadapan massa.

Ketua DPRD Benhur.G Watubun, Menandatangani sejumlah Poin Tuntutan yang di berikan Oleh Masa Aksi Demonstrasi didepan Gedung DPRD Provinsi Maluku. (Dok: TopikMaluku.com)

Sebelumnya, sempat terjadi kericuhan sekitar pukul 15.27 WIT, ketika muncul kelompok pendemo lain saat orasi berlangsung. Aksi saling lempar botol air mineral sempat pecah hingga polisi bergerak cepat mengamankan situasi. Bahkan, Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun, Walikota Ambon Bodewin Wattimena, dan Sekretaris Kota Ambon Robby Sapulette yang tengah berada di lokasi ikut diamankan.

Namun tak lama berselang, Watubun kembali menemui massa aksi. Polisi akhirnya berhasil menenangkan situasi pada pukul 15.35 WIT dan demo dilanjutkan secara damai.(TM-03)


Follow TOPIKMALUKU.COM untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Chennel
TopikMaluku

Hak Cipta TopikMaluku. Dilindungi undang-undang.

error: Konten Dilindungi !